Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 04.36 WIB

Pertamina Pastikan Tak Ada Keluhan Lain dari Konsumen di SPBU Gito Gati Sleman soal Pertamax Tercampur Solar, Cuma di Medsos

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan. (istimewa) - Image

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan. (istimewa)

JawaPos.com – Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada laporan lain terkait dugaan kasus Pertamax terkontaminasi solar di SPBU Gito-Gati, Sleman. Kecuali hanya satu aduan yang viral di media sosial melalui akun Instagram @Merapi_Uncover.

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan menegaskan hingga kini belum ada konsumen yang melapor langsung ke SPBU. "Dan untuk sementara kami sampaikan bahwa tidak ada aduan lain yang masuk ke SPBU Gito Gati ini selain aduan di sosial media. Jadi, tidak ada konsumen yang datang ke sini kemudian mengeluhkan dan lain sebagainya," ujar Taufiq dalam keterangan video yang diterima JawaPos.com, Jumat (3/10).

Padahal menurutnya, SPBU sudah memiliki mekanisme standar untuk memberikan ganti rugi jika memang ada kendaraan yang mengalami kerusakan akibat BBM yang dibeli di SPBU. Karena itu, Pertamina mendorong konsumen untuk langsung datang melapor jika menemukan masalah.

Taufiq meminta konsumen yang mengeluhkan kendaraannya bermasalah akibat BBM untuk mendatangi langsung SPBU terkait. Nantinya laporan tersebut akan diverifikasi melalui rekaman CCTV dan pengujian sampel BBM. "Kalau ternyata memang ada, itu SPBU akan mengganti rugi biaya perbaikan terhadap kendaraan tersebut," tegasnya.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga sudah berupaya menghubungi konsumen yang mengadu melalui media sosial, termasuk akun yang pertama kali menyebarkan dugaan kasus tersebut. Namun, kata dia, dengan alasan konsumen yang minta disamarkan, pihaknya tidak bisa memastikan lebih lanjut.

"Kami juga sudah berusaha menghubungi dari yang mengadu di sosmed, walaupun dengan alasan mungkin dia minta disamarkan. Harapannya lebih terbuka karena tujuannya untuk perbaikan bersama," jelas Taufiq.

Ia menambahkan, tak hanya bisa melapor secara langsung, Pertamina juga memiliki kanal resmi yakni Pertamina Call Center 135 untuk menampung segala bentuk keluhan konsumen, tidak hanya melalui media sosial. "Jadi, tidak harus dari sosial media. Dan kami harapkan ini juga bisa menjadi pembelajaran bersama ya bagi seluruh pihak," pungkasnya.

Sumber foto: Pertamina Patra Niaga untuk JawaPos.com

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore