Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 04.33 WIB

Pertanian Menjadi Motor Utama Perekonomian Daerah

Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Pangkajene Sulsel, Sabtu (27/9). (Istimewa)

JawaPos.com - Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Hampir setiap provinsi terhadap lahan pertanian. Di lahan itu masyarakat setiap daerah menjadikan pertanian sebagai motor perekonomian. Kini, Pemerintah pun menggenjot produksi pertanian untuk kebutuhan pangan. Tentu saja itu meningkatkan kesejahteraan para petani dan keluarganya. 

Dinamika itu disadari dan dirasakan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tamsil Linrung. Dia mengatakan, Pemerintah lewat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus berupaya mengangkat derajat petani Indonesia dengan berbagai capaian. 

"Menteri Amran tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menaikkan kesejahteraan petani serta menempatkan sektor pertanian sebagai motor utama perekonomian daerah," ujar Tamsil Linrung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/9). 

Tamsil Linrung hadir bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Pangkajene dalam acara pencanangan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan. Penanaman jagung dipilih sebagai komoditas strategis untuk mendukung target satu juta hektare yang ditetapkan Presiden.

"Jagung merupakan komoditas strategis. Selain sebagai pangan dan pakan, hilirisasi jagung menghasilkan biofuel," ujar Tamsil. 

Tamsil yang membidangi Ekonomi dan Pembangunan di DPD menerangkan, Sulsel dan kawasan Indonesia Timur dikenal sebagai sentra penghasil jagung. Saat ini produksi jagung di Sulsel merupakan yang terbesar kedua setelah Jawa Timur.  

“Dukungan Pak Mentan memberi arti, lebih dari sekadar seremoni. Kehadiran beliau adalah simbol kebangkitan petani dan ekosistem pertanian lokal, jalan terang menuju kedaulatan pangan,” ucapnya. 

Seperti dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini terjadi kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP). “Berkat kebijakan yang berpihak, sektor pertanian menciptakan efek ganda. Yang dulu dipandang sebelah mata, kini menjadi motor perekonomian daerah. Derajat petani dan pelaku usaha pertanian, terangkat karena sentuhan Pak Mentan,” kata Tamsil. 

Sementara itu, Amran Sulaiman memaparkan sejumlah capaian Kementerian Pertanian (Kementan) dalam setahun terakhir. Salah satunya swasembada beras.

"Awalnya Bapak Presiden memberikan target kepada kami 4 tahun, lalu berubah menjadi 3 tahun, dan terakhir kami diberi target 1 tahun. Alhamdulillah, swasembada beras berhasil kita capai dalam 6 bulan," ungkap Amran.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore