Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 20.29 WIB

Satu Santri di Meranti Provinsi Riau Diduga Terinfeksi Cacar Monyet Meninggal Dunia

Ilustrasi cacar monyet atau monkey pox. (freepick/Antara) - Image

Ilustrasi cacar monyet atau monkey pox. (freepick/Antara)

JawaPos.com–Satu dari empat santri di salah satu pesantren di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, yang diduga terinfeksi cacar monyet (monkey pox/Mpox) dinyatakan meninggal dunia.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti Ade Suhartian menyampaikan, korban meninggal pada Jumat (19/9) usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Meranti. Dia merupakan satu dari dua pasien dengan gejala serupa cacar monyet sedangkan dua lainnya masih dalam pemantauan dan berstatus suspek.

”Gejala yang muncul memang mengarah ke monkey pox seperti ruam di kulit dan pembengkakan kelenjar getah bening. Tapi untuk kepastian, kami masih menunggu hasil laboratorium dari Pekanbaru,” kata Ade seperti dilansir dari Antara di Selatpanjang.

Dia menambahkan, satu pasien lainnya dalam kondisi berangsur membaik dan sejak Kamis (18/9). Pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan penelusuran kontak erat. Hasil sementara menunjukkan tidak ada penambahan kasus baru.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengaku telah menerima laporan dari salah satu pesantren terkait adanya empat santri mereka yang diduga terinfeksi cacar monyet. Dia pun sudah berkoordinasi dengan Dinkes dan pihak rumah sakit.

”Ternyata memang benar ada satu pasien meninggal, satu lagi dirawat, dan dua lainnya sudah dipulangkan,” ujar Asmar.

Bupati Asmar juga mengaku telah menginstruksikan agar Dinkes dan RSUD Meranti bertindak cepat. Jika fasilitas lokal tidak memadai, pasien disarankan segera dirujuk ke Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas kesehatan. Masyarakat juga diingatkan agar menjaga kebersihan dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, ruam, atau pembengkakan kelenjar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore