
BPIP gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat Pulau Morotai, Maluku Utara. (Istimewa)
JawaPos.com-Pulau Morotai, Maluku Utara, kembali menjadi sorotan. Bukan karena kisah perang di masa lalu, melainkan sebagai panggung penguatan ideologi bangsa.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) hadir di pulau yang disebut beranda depan Indonesia di Samudera Pasifik untuk meneguhkan Pancasila sebagai benteng melawan radikalisme, intoleransi, dan disinformasi global.
Dalam kegiatan bertajuk Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat, Kepala BPIP Prof. Drs. KH Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan jiwa yang menggerakkan pembangunan bangsa.
“Pancasila adalah bintang penuntun yang memastikan Indonesia tetap kokoh berdiri di tengah arus perubahan zaman,” tegas Yudian.
Dia menilai posisi Morotai yang sangat strategis, baik secara geopolitik, geostrategis, maupun geoekonomi, menjadikan daerah ini simpul penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Kepala BPIP menyoroti derasnya arus informasi di era digital yang kerap melahirkan radikalisme, intoleransi, ujaran kebencian, hingga disinformasi.
“Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial adalah benteng ideologis yang harus kita jaga bersama,” ujar Yudian Wahyudi.
Dia pun mengajak tokoh agama, pendidik, pemuda, hingga pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam penguatan Pancasila.
“Morotai dengan segala potensinya: perikanan, kelautan, pariwisata, hingga jalur perdagangan internasional harus dibangun dengan semangat Pancasila agar tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga pemerataan, keberlanjutan, dan kemanusiaan,” tandas Yudian Wahyudi.
Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane menyampaikan apresiasi atas kegiatan BPIP ini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir relawan Gerakan Kebajikan Pancasila yang mampu menjadi pelopor di masyarakat, menjaga harmoni sosial, memperkokoh persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Rio Christian Pawane.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengarusutamaan ideologi Pancasila bersama BPIP.
Gubernur Maluku Utara yang diwakili Asisten III Asrul Gailea menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa serta mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme.
Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Ir. Prakoso, M.M., optimistis Morotai akan melahirkan generasi hebat.
“Mari kita jaga Morotai sebagai tanah kebajikan, tempat di mana Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Prakoso.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
