Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 22.21 WIB

Evakuasi Dramatis Hampir 6 Jam, Perempuan Hilang di Lombok Ternyata Dicor 3 Meter di Dalam Sumur

Aparat Polres Lobar memasang garis polisi dan mengevakuasi jenazah perempuan yang dicor di wilayah Perumahan Perembun Asri, Desa Perampuan, Lombok Barat, Sabtu (23/8). (Toni/Lombok Post) - Image

Aparat Polres Lobar memasang garis polisi dan mengevakuasi jenazah perempuan yang dicor di wilayah Perumahan Perembun Asri, Desa Perampuan, Lombok Barat, Sabtu (23/8). (Toni/Lombok Post)

JawaPos.com - Penelusuran terkait hilangnya NU, 27, seorang perempuan dari Desa Perampuan, Kabupaten Lombok Barat, masih terus dilakukan. Dikabarkan, jenazah perempuan yang diduga NU ditemukan dalam keadaan dicor di dalam sumur.

Seorang warga, tim gabungan dari Polres Lombok Barat dan tim Inafis, dibantu oleh petugas penggali-pun bersama-sama melakukan evakuasi dengan membongkar cor-coran tersebut. 

Hasilnya, mayat diperkirakan berada pada kedalaman 3 meter di dalam sumur yang berlokasi di dalam dapur rumah.

"Kabarnya dicor setelah kami melakukan upaya untuk memanggil tukang ahli pembongkaran, setiap gumbleng yang ukuran setengah meter itu terus dicor, setengah meter dicor, jadi posisi almarhum jenazah ini sedang dalam proses pengangkatan," kata Kepala Desa Perampuan, Zubaidi seperti dilansir dari Lombok Post (Jawa Pos Group), Minggu (24/8).

Zubaidi menjelaskan, kondisi cor-coran tersebut terlihat masih baru. Adapun proses evakuasi memakan waktu hampir 6 jam dari pukul 09.00 WITA hingga 14.44 WITA. Evakuasi ini menarik perhatian ratusan warga yang memadati area tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah perempuan tersebut langsung dimasukkan ke dalam kantong dan bergegas dibawa menuju RS Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans untuk dilakukan autopsi.

Sementara itu, Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahab, membenarkan temuan tersebut. Dia mengungkapkan jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Hasilnya nanti akan menjadi alat bukti dalam penyelidikan.

"Sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk melakukan otopsi. Hasilnya nanti sebagai bahan alat bukti kami untuk melakukan penyelidikan," ujar Yasmara.

Sebagai informasi, polisi mulai melakukan penyelidikan setelah menerima laporan keluarga pada 12 Agustus 2025 mengenai hilangnya NU dari rumah.

Dari hasil penelusuran, kecurigaan mengarah pada seorang pria berinisial IMB alias IH yang akhirnya diamankan di kediaman orang tuanya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore