
Diskusi bertajuk Blue Bites: A Culinary Dive into Climate-Friendly Food Solutions digelar di Royal Ambarrukmo, Jogjakarta. (Istimewa)
JawaPos.com-Climateworks Centre bersama Climate Reality Indonesia dan IPB University menyelenggarakan side event bertajuk Blue Bites: A Culinary Dive into Climate-Friendly Food Solutions, sebagai bagian dari The 5th International Conference on Integrated Coastal Management and Marine Biotechnology di Royal Ambarrukmo, Jogjakarta.
Blue bites sendiri adalah bentuk konkret dari konsep blue food, yaitu pangan yang berasal dari ekosistem perairan, laut, pesisir, sungai, dan danau seperti ikan, rumput laut, moluska, dan krustasea. Di tengah krisis iklim dan menurunnya keanekaragaman hayati, blue food hadir sebagai solusi rendah emisi, kaya nutrisi, dan menopang ekonomi masyarakat pesisir serta perairan darat.
Acara dibuka oleh Etwin Kuslati Sabarini, Program Impact Manager Oceans, Climateworks Centre, yang menyampaikan bahwa blue food bukan sekadar menu laut, tetapi wujud nyata aksi iklim yang berkeadilan. “Setiap sajian hari ini adalah cerita—tentang rasa, tradisi, dan transformasi,” ujarnya.
Panel diskusi dipandu oleh Amanda Katili Niode, Ph.D., Direktur Climate Reality Indonesia, menghadirkan: Dr. Tukul Rameyo Adi, peneliti senior dari IPB University membahas peran blue food dalam dekarbonisasi sistem pangan. Meilati Batubara, Direktur Eksekutif NUSA Indonesian Gastronomy Foundation menyoroti kontribusi blue food dalam warisan kuliner berkelanjutan. Serta Atin Prabandari, Ph.D., dosen hubungan internasional UGM mengangkat peran perempuan dalam rantai pangan laut.
Community Action Manager Climate Reality Indonesia, Arifah Handayani,, menyatakan: “Kami mendukung penuh acara ini untuk memperkuat informasi ilmiah dengan bukti nyata: keragaman dan kelezatan blue food Indonesia yang patut dibanggakan.”
Sesi interaktif mempertemukan peneliti, aktivis, pembuat kebijakan, serta peserta internasional, membahas pentingnya menggali, mendokumentasikan, dan mempromosikan blue food Nusantara.
Puncak acara adalah demo meracik blue food oleh Chef Ragil Imam Wibowo salah satu chef terbaik Asia bersama Chef Eko Purdjiono dari Ambarrukmo. Blue Food Nusantara disuguhkan dalam bentuk modern yang menggugah selera, antara lain: belut balado (sawah – Sumatra Barat), oyster Noorhosori (pesisir – Papua), siput blencong (pesisir – Pulau Pari), wader bumbu pecel (sungai – Yogyakarta), tuna gohu (laut – Halmahera), kepiting soka kari andaliman (pesisir – Sumatra Utara), Rujak bulung boni dan minuman rumput laut (pesisir – Bali).
Blue Bites menjadi ruang kolaborasi lintas disiplin yang menyatukan ilmu, rasa, dan aksi. Saatnya mendukung sistem pangan biru yang adil, sehat, berbudaya, dan berkelanjutandimulai dari pilihan kita di meja makan. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
