Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 05.33 WIB

Viral Petani Tua di Bali Nyaris Celaka Akibat Vertigo di Atas Pohon Lontar, Kandang Babi jadi Penyelamat

Viral video warga melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang mengalami vertigo saat memanjat pohon lontar. (Dewa Ketut Willy Asmawan) - Image

Viral video warga melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang mengalami vertigo saat memanjat pohon lontar. (Dewa Ketut Willy Asmawan)

JawaPos.com - Media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan video seorang petani lontar di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, yang nyaris kehilangan nyawa setelah mengalami vertigo di puncak pohon lontar setinggi 20 meter. 

Aksi penyelamatan dramatis ini viral karena melibatkan kandang babi. Ya, Anda tidak sedang baca berita hoaks apalagi menyesatkan.

Adalah Nyoman Panggih (63), petani tuak kawakan asal Banjar Dinas Bulakan, yang jadi sorotan netizen. Pria sepuh ini mendadak diserang vertigo saat sedang memanjat pohon lontar, Kamis (3/7). 

Berniat panen tuak seperti biasa, Panggih malah limbung di atas pohon. Untung masih sempat pegangan. Video evakuasi Nyoman Panggih ramai di medsos dan jadi buah bibir publik, dramatis.

“Syukurnya masih bisa pegangan. Sempat teriak minta tolong dan didengar warga sekitar,” kata Kepala Desa Tembok, Dewa Ketut Willy Asmawan mengutip Radar Buleleng (Grup JawaPos).

Mendengar teriakan minta tolong, warga langsung geger. Aparat desa sempat ingin minta bantuan Damkar dan SAR. Tapi karena kondisi darurat, evakuasi dilakukan manual.

Dua warga 'spiderman lokal' yang terbiasa panjat pohon kemudian naik membawa kandang babi dari besi. Yup, kandang babi

Bukan buat jebakan, tapi jadi tandu darurat. Panggih dimasukkan ke dalamnya dan diturunkan pelan-pelan bak barang antik yang super rapuh.

Begitu mendarat, tim medis dari Poskesdes langsung sigap. Oksigen dipasang, observasi berjalan, dan setelah sejam, kondisi Panggih kembali stabil. Ambulans pun standby, tapi tak sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Kades Willy bilang pihaknya sudah wanti-wanti agar Pak Panggih istirahat dulu dari aktivitas panjat-memanjat. “Karena ada beberapa kejadian warga kami yang jatuh dari pohon. Ada yang terpeleset, ada yang kelelahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak desa mendorong para pekerja di sektor berisiko tinggi seperti petani lontar ini untuk mulai terlindungi asuransi ketenagakerjaan.

Netizen Heboh: Kandang Babi Jadi Hero

Unggahan peristiwa ini ramai di media sosial. Banyak netizen yang kagum dengan kreativitas warga, tapi nggak sedikit juga yang syok dan heran.

“Baru kali ini lihat orang diselamatin pakai kandang babi, legend!” tulis netizen di Instagram.

Ada pula yang menyentil soal pentingnya BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja informal, apalagi yang tiap hari bertaruh nyawa di ketinggian.

Peristiwa ini bukan cuma jadi bahan obrolan seru warganet, tapi juga menyadarkan kita semua: bahwa pekerjaan seberat dan seberbahaya apapun, tetap harus dilindungi meski harus diselamatkan dengan cara tak biasa.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore