Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Mei 2026 | 03.54 WIB

Harga Pupuk Subsidi Masih Aman di Tengah Melemahnya Rupiah Terhadap Dolar

Command Center Pupuk Indonesia, Graha Phonska, Jakarta Pusat, Rabu (20/5)/(Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

Command Center Pupuk Indonesia, Graha Phonska, Jakarta Pusat, Rabu (20/5)/(Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi perhatian sejumlah industri, termasuk sektor pupuk yang masih bergantung pada bahan baku impor.

Meski begitu, Pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia memastikan harga pupuk subsidi untuk petani tidak akan terdampak langsung oleh kondisi tersebut.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira mengatakan, pihaknya saat ini fokus menjaga agar petani tetap mendapatkan pupuk dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

“Fokus kami yaitu memastikan bahwa petani di Indonesia, terutama petani subsidi, itu tidak terdampak atas pelemahan nilai tukar ini. Karena untuk petani subsidi sudah ditetapkan dalam HET (Harga Eceran Tertinggi). Yang kemarin sudah diturunkan 20 persen,” ujarnya dalam acara PI Insight di Command Center Pupuk Indonesia, Graha Phonska, Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan, hingga saat ini alokasi pupuk subsidi yang diberikan pemerintah mencapai sekitar 9,84 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,74 juta ton telah terealisasi dan sisanya masih bisa ditebus oleh petani.

“Sehingga masih ada sekitar 6,1 juta ton yang masih bisa ditebus oleh petani Indonesia yang memang memenuhi syarat untuk menebus pupuk subsidi itu,” katanya.

Di tengah tekanan kurs, perusahaan juga mengaku belum berfokus pada penyesuaian harga, melainkan memperkuat efisiensi operasional dan menjaga pasokan bahan baku impor melalui kontrak jangka panjang.

“Fokus kami adalah melakukan efisiensi dari proses bisnis kami. Jadi, alih-alih untuk kami terkait dengan harga bahan baku yang dari impor, saat ini fokus pertama kami melakukan efisiensi di internal kami,” ucap Yehezkiel.

Menurutnya, langkah pengamanan stok bahan baku sudah dilakukan sehingga kebutuhan produksi pupuk hingga akhir tahun dinilai aman.

“Kemudian yang kedua, terkait dengan bahan baku impor, saat ini stok kami itu kami sudah melakukan long-term contract. Jadi secara tidak langsung harga sudah kami bisa maintain dan kami sudah memiliki stok yang memenuhi untuk memproduksi pupuk sampai dengan akhir tahun ini,” lanjutnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore