
Ilustrasi senapan angin. (Adiwinata Solihin/Antara)
JawaPos.com–Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel menurunkan tim untuk membantu mengejar pelaku penembakan menggunakan senapan angin oleh orang tidak dikenal di Kabupaten Gowa. Korban staf Desa Panaikang Hardianto, 35.
”Iya, di-back up (dibantu), Insya Allah (sampai) tertangkap (pelakunya),” kata Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel Kombespol Setiadi Sulaksono seperti dilansir dari Antara di Makassar, Sabtu (28/6).
Sementara itu, Kepala Unit Satuan Reskrim Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian menyatakan, sejauh ini tim sudah mendapat titik terang ciri-ciri terduga pelaku penembakan tersebut. Kendati telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini sedang dalam pengejaran tim, pihaknya tidak akan gegabah sebelum memastikan terduga pelaku adalah orang yang menembak korban.
”Untuk terduga pelaku yang kami curigai sementara ini dalam pengejaran tim. Sudah ada saksi diperiksa,” ujar Andi Muhammad Alfian.
Sebelumnya, insiden penembakan korban oleh OTK diduga kuat menggunakan senapan angin pada Kamis (26/5) dini hari, di Dusun Jenetallasa, Desa Panaikang, Kecamatan Pattalassang, Gowa.
Kasatreskrim Polres Gowa AKP Bahtiar menegaskan, tim telah melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Petugas menganalisis kronologi kejadian termasuk jenis senjata digunakan.
”Jenis senjata ini sementara kami dalami, sambil menunggu proyektil yang bersarang dikeluarkan (di tubuh korban) dengan cara dioperasi. Lalu, kita uji lab untuk menentukan apakah jenis senjata yang digunakan. Sampai saat ini kita belum mengetahui siapa pelakunya,” papar Bahtiar.
Saat itu, korban berjalan dari menuju rumah sepulang dari rumah pamannya, namun terdengar suara ledakan. Korban sempat merasa dilempari batu oleh seseorang, tetapi dia lihat sekelilingnya tidak ada orang.
Korban memutuskan kembali ke rumah paman. Sesampai di sana, terlihat ada lubang di baju yang dikenakan persis di bawah ketiaknya setelah diperiksa pamannya mengeluarkan darah, sehingga dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
