Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Juni 2025 | 19.03 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sentil Kondisi Perempuan Saat ini yang Jarang Masak di Rumah

Ilustrasi: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi larang warga memaksakan piknik jika uangnya dari meminjam. (YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL). - Image

Ilustrasi: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi larang warga memaksakan piknik jika uangnya dari meminjam. (YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL).

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali memberikan ungkapan menggelitik yang menarik perhatian banyak pihak. Kini, ia menyentil kondisi perempuan saat ini yang cukup jarang memasak di rumah.

"Pertanyaannya adakah hari ini perempuan yang memasak di rumahnya dengan baik? ada, tapi jarang," kata Dedi Mulyadi seperti dilihat pada acara Nganjang ka Warga di Bekasi pada akun YouTube Humas Jabar, Selasa (24/6).

Eks Bupati Purwakarta ini menceritakan, saat ini mayoritas perempuan membeli makanan yang sudah jadi, sehingga memasak di rumah pun menjadi jarang.

“Adakah mamahnya yang ngaku jarang masaknya pakai rice cooker," tanya Dedi Mulyadi.

“Adakah mamanya yang tahan tidak jajan bakso tiap hari? tidak jajan siomay? tidak jajan seblak? hampir enggak ada," sambung dia.

Alhasil, karena kebiasaan ini, timbul pula anak yang senang jajan. Hal ini semata-mata lantaran sang ibu lah yang menjadi penyebab timbulnya kebiasaan tersebut.

Di sisi lain, politisi dari Partai Gerindra ini mengajak semua anak-anak untuk bersekolah. Dirinya bahkan sudah menginstruksikan agar sekolah negeri meningkatkan daya tampung siswa.

"Nanti, kalau yang susah-susah, yang miskin-miskin masuk swasta, pemerintah akan menjamin pendidikannya free," kata Dedi Mulyadi.

Dedi pun ikut menyentil masalah kemiskinan di Bekasi. Dia menjelaskan, hal ini diakibatkan banyaknya kasus siswi SMP tak tamat sekolah lalu menikah.

Lebih parahnya lagi, terkadang mereka memaksakan untuk menggelar hajatan. Bahkan, hajatan tersebut dilakukan dengan meminjam duit ke bank sehingga timbul utang yang harus dibayar.

"Habis kawin, laki-lakinya kagak tanggung jawab, balik lagi ke rumah orang tuanya, anaknya hamil kagak ada yang ngurus, bagian kakeknya lagi," tukas Gubernur Jawa Barat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore