Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 00.42 WIB

Gubernur Riau Tampung Aspirasi Ribuan Massa dari TN Tesso Nilo

Ribuan masyarakat Pelalawan yang memadati Jalan Sudirman depan Kantor Gubernur Riau. (Annisa Firdausi/Antara) - Image

Ribuan masyarakat Pelalawan yang memadati Jalan Sudirman depan Kantor Gubernur Riau. (Annisa Firdausi/Antara)

JawaPos.com–Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Kepala Kepolisian Daerah setempat Irjen Herry Heryawan, serta Bupati Pelalawan dan Bupati Indragiri Hulu menampung aspirasi ribuan orang yang bermukim di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Abdul Wahid mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memperjuangkan nasib warga yang terdampak relokasi. Dia memastikan bahwa suara masyarakat akan disampaikan langsung kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat.

”Insya Allah kita akan sampaikan kepada bapak yang membuat kebijakan yakni Presiden Republik Indonesia, diwakilkan Menteri Pertahanan (Menhan) terhadap penerbitan kawasan TNTN,” kata Abdul Wahid seperti dilansir dari Antara.

Dia juga menyampaikan empati mendalam terhadap kekhawatiran masyarakat. Terutama terkait keberlangsungan pendidikan anak-anak termasuk bagi yang sedang bersekolah, kuliah, hingga yang menuntut ilmu di pondok pesantren.

”Itu semua bagian penting yang tak bisa dipisahkan. Ketentraman warga harus tetap terjaga,” tegas Abdul Wahid.

Di lokasi yang sama, Kepala Polda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turut memberikan apresiasi tinggi atas aksi damai yang ditunjukkan warga. Aspirasi akan disampaikan dan dikawal langsung Gubernur Riau.

”Saya berterima kasih atas partisipasi bapak ibu semua yang datang jauh-jauh dari Pelalawan ke Pekanbaru, mungkin dengan waktu istirahat yang kurang. Aspirasi ini akan dikawal langsung oleh Gubernur Riau,” ujar Kapolda Herry Heryawan.

Dalam aksinya, massa menyampaikan penolakan tegas terhadap rencana pemindahan pemukiman mereka. Massa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan mendesak pemerintah provinsi memfasilitasi pertemuan langsung mereka dengan pimpinan pusat, baik Presiden maupun anggota DPR RI dari komisi terkait.

Salah satu keluarga yang bermukim di kawasan tersebut ialah pasangan Hadi Saputra Siregar dan Heni Marpaung. Keduanya mengeluhkan tiba-tiba diminta segera mengosongkan tempat tinggalnya tanpa kejelasan.

Kehidupan 10 ribu kepala keluarga yang telah bertahun-tahun menempati kawasan tersebut menjadi tanda tanya. ”Kami ini bukan sengaja merambah hutan, tapi beli tanah itu dari ninik mamak setempat," ucap Hadi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore