Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 01.43 WIB

Al Washliyah Sumut Dukung Sikap Tegas Kapolres Pelabuhan Belawan

Ilustrasi tawuran. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi tawuran. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Pimpinan Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara (Sumut) mendukung sikap tegas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan. Kapolres berusaha melerai tawuran antar remaja di Belawan, pekan lalu.

”Mendukung sikap tegas itu, karena situasi saat itu sudah tidak kondusif. Beliau terpaksa membela diri di saat para pelaku tawuran menyerangnya,” tegas Sekretaris PW Al Washliyah Sumut Alim Nur Nasution seperti dilansir dari Antara di Medan, Kamis (8/5).

Pihaknya mengapresiasi kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan yang meredakan aksi tawuran antar remaja selalu terulang di wilayah Medan Belawan, Kota Medan. Terlebih aksi tawuran itu hingga sampai ke dalam Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa atau dikenal Tol Belmera yang merupakan jalan bebas hambatan.

”Apalagi lokasi kejadian itu di wilayah dilarang untuk aktivitas warga, dan Kapolres Belawan melakukan tindakan terukur karena posisi keselamatannya juga terancam,” ujar Alim Nur Nasution.

Alim Nur Nasution menilai, aksi tawuran antar remaja di Belawan dan sekitarnya sudah diperingati berkali-kali. Sebab sangat meresahkan warga di Medan bagian utara.

Jika tidak diredakan sesegera mungkin, beber dia, dikhawatirkan tidak hanya berdampak terganggu kondusivitas di Belawan, tetapi juga bagi investor yang akan masuk ke Kota Medan.

”Kita ketahui Belawan adalah kawasan industri. Tentu ini sangat berdampak luas, jika tidak segera diatasi,” ungkap Alim Nur Nasution.

PW Al Washliyah Sumut meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto tidak memberikan sanksi kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.

”Polisi seperti inilah yang harus diapresiasi karena bertanggung jawab menjaga wilayahnya dari gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban di masyarakat),” jelas Alim Nur Nasution.

Selain itu, Alim Nur Nasution juga meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menginvestigasi dalang di balik aksi tawuran antar remaja yang meresahkan masyarakat Belawan. Sebab, aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di Lorong Stasiun, Kelurahan Belawan Satu, Medan Belawan, Kota Medan, pada Selasa (6/5) pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo terluka akibat terkena lemparan batu saat mencoba membubarkan aksi tawuran antarremaja tersebut. ”Kita melihat aksi tawuran warga di Belawan diduga seperti dikondisikan. Ini harus diungkap,” papar Alim Nur Nasution.

Polda Sumut akan membentuk tim khusus guna memastikan transparansi atas penembakan yang dilakukan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan terhadap pelaku terduga tawuran.

”Kami membentuk tim khusus dari Polda Sumut yang diketuai irwasda, propam, krimum, labfot untuk memastikan kejadian tersebut,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto di Medan, Senin (5/5).

Kronologi tindakan penembakan ini menyebabkan berawal dari tawuran antar kampung di wilayah Medan Labuhan hingga sampai Tol Belmera di Belawan, Minggu (4/5) dini hari. Tercatat dua remaja tertembak masing-masing berinisial MS yang meninggal dunia dan B masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhyangkara Medan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore