Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 April 2025 | 02.55 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Sampaikan Duka Cita atas Longsor di Jalur Pacet-Cangar Mojokerto, Tutup 4 Objek wisata untuk Antisipasi

Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor didalam mobil di jalur Mojokerto-Malang di Cangar Pacet Mojokerto, Jumat (4/4/2025). (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto) - Image

Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas berusaha mengevakuasi korban yang tertimbun longsor didalam mobil di jalur Mojokerto-Malang di Cangar Pacet Mojokerto, Jumat (4/4/2025). (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto)

JawaPos.com - Bencana longsor yang terjadi di Jalan Raya Pacet-Cangar Mojokerto pada Kamis (3/4) menelan 10 korban jiwa. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan keluarga yang ditinggalkan. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian sepuluh korban jiwa dalam bencana longsor di jalur Pacet-Cangar, Mojokerto. Tepatnya di sekitar Coban Watu Lumpang, 

"Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Jatim turut berbela sungkawa kepada para korban meninggal akibat bencana longsor di jalur Pacet-Cangar," ujar Khofifah, Jumat (4/4).

Sebagai informasi, pada hari kedua proses evakuasi, Jumat (4/4) siang, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 10 korban, yang merupakan penumpang dari dua kendaraan roda empat yang terjebak material longsor

Lebih rincinya, 7 korban merupakan penumpang mobil Innova dan 3 korban adalah penumpang pikap. Satu korban atas nama Masjid Zatmo Setio, warga Sukodono, Sidoarjo berhasil dievakuasi pada hari pertama.

Sementara 9 korban lainnya berhasil dievakuasi pada hari kedua. Satu diantaranya adalah seorang balita 3,5 tahun bernama Mikaila. Korban longsor dilarikan ke RS Hasta Brata Kota Batu dan RSUD Sumberglagah Pacet.

"Semoga almarhum/almarhumah diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan juga semoga diberi ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dengan adanya musibah ini," imbuh Khofifah.

Lebih lanjut, sebagai langkah preventif-kuratif, Khofifah mengatakan bahwa Pemprov Jatim melalui UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, telah menutup empat objek wisata alam di sekitar lokasi longsor.

Hal ini sebagaimana dalam surat pengumuman nomor: 522/303/123.7.2/2025. Empat wisata alam yang ditutup adalah Pemandian Air Panas Cangar, Coban Watu Ondo, Coban Watu Lumpang, dan Wisata Panorama Petung Sewu.

"Sehubungan dengan adanya cuaca ekstrem, hujan deras, dan potensi longsor di sepanjang Jalan Raya Pacet Cangar, maka untuk sementara waktu objek wisata tersebut ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi dalam surat pengumuman, dikutip Jumat (4/4). 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore