Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 22.53 WIB

Tujuh Desa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Terdampak Karhutla

Pemadam kebakaran lahan di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. (Humas PT SAM/Antara) - Image

Pemadam kebakaran lahan di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. (Humas PT SAM/Antara)

JawaPos.com–Sedikitnya tujuh desa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Diduga penyebabnya ada yang membuka lahan pertanian dengan cara membakar lahan.

”Penyebab karhutla ini karena diduga ada yang membuka lahan pertanian, tujuh desa terdampak ini tersebar di tiga kecamatan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kusairi seperti dilansir dari Antara, Kamis (12/9).

Dia menjelaskan, tiga kecamatan yang terdampak karhutla tersebut yakni di Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, dan Kecamatan Daha Barat. Berdasar data sampai dengan September, ada tujuh desa terdampak karhutla, sementara pada Agustus ada lima desa.

Kecamatan Daha Utara terjadi di Desa Paramaian, Pandak Daun, dan Pakan Dalam. Kecamatan Daha Selatan di Desa Muning Dalam serta di Kecamatan Daha Barat terjadi di Desa Baru, Siang Gantung, dan Desa Bajayau.

”Dua desa yang bertambah terdampak karhutla di wilayah kita pada September ini ada di Desa Bajayau dan Pakan Dalam,” terang Kusairi.

Dia mengungkapkan, meskipun wilayah lahan karhutla bertambah, tetapi untuk sementara luas lahan yang terbakar masih sekitar satu hektare. Hal itu lantaran satuan tugas (satgas) desa dibantu satgas kecamatan, telah sigap mengatasi dan berhasil dengan cepat memadamkan karhutla ketika ada api.

Saat ini status karhutla di HSS masih belum ditetapkan tanggap darurat atau masih siaga darurat. Sebab, titik api semua sudah berhasil dipadamkan satgas tingkat desa dan kecamatan.

Dari prakiraan BMKG Kalsel, untuk tahun ini mengalami musim kemarau termasuk kemarau basah atau normal, dan diprediksi tidak akan berlangsung lama.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore