
PKS Jawa Timur gelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada dihadiri pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur.
JawaPos.com–PKS Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada se-Jawa Timur. Rapat koordinasi itu dihadiri pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur. Berbagai hal dibahas termasuk pilkada dan pilgub.
Sebelumnya, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan mengikuti Rapat koordinasi Pemenangan Pilkada pada 23 Mei di Kantor DPP Jakarta.
”Rapat koordinasi ini untuk meneguhkan apa yang sudah pernah disampaikan sebelumnya. Baik terkait target kemenangan dalam pilkada maupun strategi serta proses dalam mengusung calon kepala daerah baik gubernur maupun bupati/wali kota,” ujar Kang Irwan Setiawan.
Dalam rapat koordinasi dengan ketua DPD PKS se-Jatim, Irwan menegaskan, daerah yang capaian kursinya di atas 15 persen harus mengupayakan agar ada kader yang bisa diusung sebagai calon kepala daerah. Komunikasi dengan para calon dan juga parpol harus terjalin baik dan maksimal.
”Salah satu yang diupayakan adalah di Kota Batu, Kota Malang, Kota Madiun, dan Magetan. Namun tidak tertutup kemungkinan dari daerah yang lain. Untuk Kota Batu sudah muncul nama Ludi Tanarto anggota DPRD Kota Batu,” jelas Irwan Setiawan.
Irwan juga menyampaikan, sebanyak mungkin calon yang diusung PKS menang termasuk pilgub.
Dalam tahap penjaringan dan penyaringan calon, PKS di Jawa Timur tidak membuka pendaftaran calon yang akan maju dalam pilkada. Tapi menjalin komunikasi dengan para calon.
Sebagaimana arahan DPP, lanjut dia, tugas DPW dan DPD adalah melakukan komunikasi dengan semua calon dan partai politik di daerah masing-masing. Kemudian membahas di level daerah lalu dibahas di tingkat wilayah serta tingkat pusat.
Dia menjelaskan, persetujuan siapa calon yang diusung akan diputuskan DPP. Namun demikian, komunikasi calon dengan PKS di daerah menjadi point penting yang harus terlaksana.
Terkait dengan Pilgub Jatim, Irwan menyampaikan, belum ada keputusan, baik terkait dengan calon yang akan diusung maupun partai koalisi.
Sebagaimana arahan DPP, dia menambahkan, tugas DPW PKS Jatim adalah melakukan komunikasi dengan calon yang ada termasuk Khofifah sebagai calon gubernur Jatim. Jika kemudian ada calon lain yang muncul, PKS Jatim juga akan melakukan komunikasi.
”Komunikasi dengan Bu Khofifah sudah tersambung tinggal menentukan waktunya yang pas,” kata Irwan Setiawan, alumnus FISIP Unair.
Irwan juga menyampaikan, PKS Jatim proaktif membangun komunikasi dengan parpol di DPRD Jatim. Di antaranya dengan Gerindra dan Golkar Jatim.
”Insya Allah dalam waktu dekat dengan Partai Demokrat Jatim. Sedangkan dengan Partai Nasdem, PKB, PDIP, PAN, PPP, dan PSI masih dalam proses penjadwalan,” ucap Irwan Setiawan.
Dia menyampaikan, PKS Jatim sebagaimana arahan DPP melalui kontestasi pilkada ingin memberikan kontribusi untuk membangun Jawa Timur dan juga daerah di Jawa Timur. Kenaikan kursi PKS untuk pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi satu momentum untuk berpartisipasi maksimal dalam Pilkada 2024.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
