
Pemandangan sawah di Jatiluwih Bali. (Kemenparekraf)
JawaPos.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali telah menyiapkan beberapa destinasi wisata untuk dikunjungi oleh delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan pada 18 hingga 25 Mei 2024. Hingga saat ini, telah dipilih lima lokasi dengan dua jenis program wisata.
Pemerintah RI akan menawarkan beberapa lokasi kepada seluruh delegasi dunia untuk World Water Forum (WWF) ke-10. Lokasi pertama yang disebutkan adalah Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), yang merupakan venue utama acara tersebut.
BNDCC merupakan fasilitas konvensi terbaru dan paling modern di Bali, berlokasi hanya 20 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Terletak di kompleks resor Nusa Dua yang terkenal, BNDCC memiliki akses mudah ke berbagai tempat wisata di Bali.
Lokasi kedua adalah Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, sebuah taman budaya seluas 60 hektar yang menawarkan pertunjukan seni dan budaya, pameran, dan konferensi.
Di sini, pengunjung dapat menikmati dataran tinggi kapur dan keindahan taman yang tenang, serta melihat patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 120 meter yang menggambarkan Dewa Wisnu menunggang burung Garuda.
Selanjutnya ketiga adalah Ubud, sebuah desa di pegunungan Bali yang terkenal sebagai pusat seni dan budaya. Ubud menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dan merupakan rumah bagi berbagai museum, galeri seni, dan kerajinan tangan khas Bali.
Lokasi keempat adalah Teras Sawah Jatiluwih, yang menawarkan pemandangan indah teras sawah yang dibangun dengan sistem irigasi Subak, sebuah sistem air komunal yang diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Pembangunan di kawasan ini diatur dan diawasi secara ketat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Kemudian lokasi kelima adalah Taman Hutan Raya I Gusti Ngurah Rai, sebuah kawasan konservasi mangrove dan tempat wisata edukasi yang menjadi tujuan kunjungan delegasi KTT G20 pada tahun 2022.
Taman ini memiliki luas 1.300 hektar dan menjadi habitat bagi berbagai jenis burung dan hewan air, serta menjadi benteng hijau terbaik di pesisir selatan Bali.
Kelima lokasi yang disiapkan dapat menampung rata-rata 100 orang dengan 20 unit bus, dan pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk memastikan kenyamanan delegasi di sana.
Meskipun belum ada informasi resmi mengenai jadwal kunjungan delegasi World Water Forum ke-10, program wisata ini akan diselipkan di antara agenda yang padat untuk 193 negara peserta.
"Kami menggunakan sistem first come first serve untuk pendaftaran, sehingga kapasitasnya tidak melebihi. Kami juga memberikan informasi mengenai apa yang diperbolehkan dan tidak, serta apa yang perlu dibawa, karena tidak semua delegasi mungkin mau atau dapat ikut," ujar Tjok Pemayun.
Beberapa delegasi utama, atau yang disebut Very Very Important Person (VVIP), akan terbebas dari biaya pungutan wisatawan mancanegara (wisman).
"Ada beberapa delegasi yang menjadi pengecualian, namun jika ada tambahan nama, kami akan melakukan verifikasi terlebih dahulu," jelas Tjok Pemayun.
Sejak 14 Februari 2024, telah diterapkan Peraturan Daerah (Perda) Bali Nomor 6 Tahun 2023 mengenai Pungutan bagi Wisatawan Asing untuk Perlindungan Kebudayaan dan Lingkungan Alam Bali, yang berlaku juga untuk delegasi World Water Forum ke-10.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
