
Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad gelar Tadarus Politik Milenial di Jombang.
JawaPos.com–Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad menggelar Tadarus Politik Milenial di Jombang. Acara itu dihadiri ratusan mahasiswa/mahasiswi serta para santri.
”Ini titik kedua tahun ini, kita gelar tadarus politik di Jombang,” kata Gus Sadad.
Momen kedatangan Gus Sadad di Kota Santri dimanfaatkan sekitar 100 mahasiswa dan santri berbincang tentang politik. Antusiasme peserta diskusi tampak dari banyaknya pertanyaan yang terlontar di saat sesi tanya jawab.
Ichwan, salah satu mahasiswa yang hadir bertanya soal politik transaksional yang marak akhir-akhir ini pada Pemilu 2024.
Sadad menjawab dengan tegas bahwa dirinya miris melihat fenomena itu.
”Maraknya politik uang itu karena kegagalan politikus meyakinkan publik. Itu juga menunjukkan ketidakmampuan dari politikus tersebut men-deliver isu-isu politik sebagai isu publik,” jawab Gus Sadad.
”Publik menilai pemilu itu kepentingan kontestan pemilu, nggak ada urusan dengan kepentingan mereka sendiri,” tambah dia.
Karena tidak memiliki gagasan yang bisa dijual ke masyarakat, Gus Sadad menyebut, para politikus akhirnya memilih jalan pintas dengan politik transaksional. Doktor Ilmu Politik Islam UIN Sunan Ampel itu menilai makin meningkatnya kompetensi politikus yang berkontestasi dalam pemilu akan memperbaiki kehidupan politik.
”Kita lihat dalam pemilu kemarin mengandalkan popularitas saja tidak cukup, juga mengandalkan dana saja bukan jaminan,” kata Sadad.
Periodik 5 kali sebagai politikus tak luput dari pertanyaan yang dilontarkan peserta. Salah satunya Aminah.
”Ketika saya menjadi legislator pertama kali pada 2004, saat itu telah menyerahkan atau mengabdikan diri untuk masyarakat. Sejak saat itu, dalam diri saya, selalu ingin terus mengabdi dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan diri saya,” jelas Gus Sadad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022