
AKIBAT MENEROBOS: Kondisi lokomotif KA Deli dan truk sesuai tabrakan yang terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Selasa (19/3) malam.
JawaPos.com – Sebuah truk tertabrak kereta api setelah menerobos palang KA di perlintasan di Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Tak ada korban jiwa, tapi masinis dan asisten masinis mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasar data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara, tabrakan tersebut dialami kereta api Putri Deli (U76A) relasi Medan–Tanjung Balai di perlintasan terjaga (JPL Nomor 31) di Km 44+300, petak jalan antara Stasiun Perbaungan–Stasiun Lidah Tanah. Insiden terjadi pada Selasa (19/3) malam sekitar pukul 20.24.
”Kita menyesalkan kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut antara truk dan KA Putri Deli,” ucap Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin kemarin (20/3).
Anwar menjelaskan, tabrakan tersebut berawal dari truk dengan nomor polisi BK 9223 YQ menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup. Tapi, saat sudah di atas rel, truk tersebut mogok. Kecelakaan pun tidak terhindari.
Sopir truk tersebut melarikan diri sebelum tabrakan terjadi. ”Akibat kejadian ini, petugas masinis dan asisten masinis KA Putri Deli mengalami luka-luka karena terjepit dan telah dibawa ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman Rampah (di Sei Rampah, ibu kota Sergai, Red) untuk pengobatan,” jelas Anwar.
Kondisi lokomotif KA Deli sesuai tabrakan yang terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Selasa (19/3) malam.
Sementara itu, seluruh penumpang KA Putri Deli yang berjumlah 317 orang selamat. Anwar melanjutkan, tim KAI bersama kewilayahan mengevakuasi badan truk yang berada di rel agar jalur dapat segera dilalui.
Sementara itu, pantauan Sumut Pos di lokasi kemarin (20/3), gerbong kereta api sudah dibawa ke Medan. Petugas dari PT KAI juga sudah membersihkan lokasi. Namun, truk berwarna biru itu masih berada di TKP karena belum dibawa pihak kepolisian.
Di lokasi juga ada goni bertulisan NPK Jadimas dengan berat bersih 50 kg. Ada juga label PT Perkebunan Nusantara III (Persero) di goni tersebut. Udin, salah seorang warga Desa Bengkel, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat sebagian warga baru selesai melaksanakan salat Tarawih.
”Jadi, pas kami pulang salat Tarawih, ada truk yang sempat mogok di depan Masjid Istiqmal, Desa Bengkel. Kemudian jalan dan mogok lagi pas di perlintasan KA,” katanya.
Kasatlantas Polres Serdang Bedagai AKP Andita Sitepu ketika dikonfirmasi tadi malam (20/3) menyatakan, pihaknya masih memburu sopir truk tersebut. ”Kami belum tahu identitas sopir dan kernetnya,” ujar Andita. (gus/fad/c19/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
