Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Maret 2024 | 14.30 WIB

Amankan Stok Beras Lebaran, Bulog Jember Tambah Kuota Impor

Stok cadangan beras Bulog. (bulog.co.id) - Image

Stok cadangan beras Bulog. (bulog.co.id)

JawaPos.com - Perum Bulog Jember, Jawa Timur, menambah kuota beras impor guna mengamankan stok cadangan beras di Kabupaten Jember.

Penambahan kuota impor ini juga dilakukan guna memastikan stok beras selama Ramadan hingga Lebaran 2024 aman.

"Stok beras per hari ini sebanyak 3.900 ton dan masih ada lagi penambahan pengiriman beras impor," kata Kepala Bulog Jember, Muhammad Ade Saputra dikutip dari Antara Rabu (20/3).

Muhammad Ade menyebut bahwa impor yang kini sedang diupayakan merupakan tahap ke-2. Total beras yang diimpor sebanyak 5.000 ton dan berasal dari beberapa negara, seperti Thailand dan Vietnam.

"Pengiriman beras impor tahap 1 sebanyak 8.000 ton sudah selesai, kini tinggal tahap pengiriman kedua akan ada tambahan sebanyak 5.000 ton, namun yang sudah masuk Gudang Bulog Jember baru 1.500 ton dan sisanya menyusul," tutur Ade.

Tak cuma dari impor, Bulog Jember juga terus berupaya menyerap beras dari petani lokal. Namun, apabila harga gabah masih di atas harga pembelian pemerintah (HPP), maka pembelian beras cadangan pangan pemerintah (CPP) belum bisa dilakukan.

"Saat ini kami juga menyerap beras melalui sentra penggilingan padi di Gudang Bulog Jambearum di Kecamatan Puger sebanyak 270 ton gabah kering sawah dengan harga pembelian Rp7.000-Rp7.600 per kilogram," jelas Ade.

"Ketika ada penambahan dan penyerapan beras dari petani, tentu stok bertambah dan ketahanan pangan bisa lebih panjang lagi," tambahnya.

Sejak awal Januari sampai akhir Februari 2024, Bulog Jember tercatat telah menyalurkan 8.700 ton beras impor untuk masyarakat Kabupaten Jember.

Selain Jember, Bulog Malang juga melakukan penambahan stok cadangan beras sebanyak 4.000 ton.

Dengan tambahan tersebut, Bulog Malang akan memiliki total 8.200 ton stok beras dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Mei 2024.

Di wilayah Jawa Timur lainnya, Bulog Banyuwangi menyebut bahwa mereka masih memiliki cadangan sebanyak 6.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk tiga bulan ke depan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore