Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2024 | 06.41 WIB

BPBD Jatim Kerahkan Dua Ekskavator untuk Cegah Potensi Banjir di Kabupaten Sidoarjo

BPBD Jatim lakukan pembersihan sungai. - Image

BPBD Jatim lakukan pembersihan sungai.

JawaPos.com–Berbagai macam upaya dilakukan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor untuk mengatasi banjir. Seperti dengan melakukan normalisasi sungai membangun drainase untuk kelancaran air.

Bupati Sidoarjo menegaskan, normalisasi tersebut dilakukan untuk memperbaiki aliran air, sekaligus sebagai upaya untuk meminimalisir potensi banjir.

”Termasuk penambahan pompa di beberapa tempat, salah satunya di Tanggulangin, di sana dua pompa besar sudah berjalan,” jelas Ahmad Muhdlor.

Dia menjelaskan, hanya kurang satu normalisasi dan akan segera dilakukan. Yakni di Desa Kedung Peluk Kecamatan Candi. Direncanakan dituntaskan tahun ini.

”Akan kita tuntas tahun ini sekaligus dilanjutkan di tahun depan,” ujar Gus Muhdlor, sapaan akrab Ahmad Muhdlor, seperti dikutip dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur terus berupaya keras untuk normalisasi sungai di Kabupaten Sidoarjo. Terutama di Kali Buntung yang memiliki banyak sedimen dan enceng gondok.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur Gatot Soebroto menjelaskan, luapan Kali Buntung menyebabkan banjir di sejumlah titik di Sidoarjo. Salah satunya di Desa Trosobo, Kecamatan Taman.

Banjir di kawasan Trosobo dan beberapa titik di wilayah Kecamatan Taman, kini mulai surut, halaman Kantor Desa Trosobo dan mayoritas jalan desa, yang sebelumnya tergenang banjir, kini juga terlihat mengering,” ucap Gatot.

Meski demikian, normalisasi Kali Buntung akan terus dilakukan. Untuk mempercepat proses normalisasi dikerahkan dua alat berat. Yakni ekskavator jenis amfibi dari BPBD Provinsi Jatim dan ekskavator long arm dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jatim.

Dua alat berat tersebut dikerahkan untuk membersihkan sampah dan enceng gondok. Selain itu, kedua alat berat tersebut akan mengeruk sedimen aliran air sungai.

”Normalisasi ini akan terus kami lanjutkan karena masih ada tumpukan enceng gondok di sepanjang 1,5 kilometer,” terang Gatot.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore