Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2024 | 20.20 WIB

Waduh, Sebagian Warga Desa Pakis Jember Memilih Golput, Ternyata Ini Alasannya

Lokasi TPS 10 di Dusun Kalendran Desa Pakis Kecamatan Panti di lereng Gunung Argopuro yang harus ditempuh sejumlah warga Dusun Pakis Utara dan harus melalui medan sulit./Radar Jember - Image

Lokasi TPS 10 di Dusun Kalendran Desa Pakis Kecamatan Panti di lereng Gunung Argopuro yang harus ditempuh sejumlah warga Dusun Pakis Utara dan harus melalui medan sulit./Radar Jember

JawaPos.com –  Sebagian masyarakat Dusun Pakis Utara Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember dikabarkan berramai-ramai tidak menggunakan hak suaranya alias golput pada Pemilu 2024.

Dilansir dari Radar Jember (JawaPos Grup), pada Rabu (14/2), pada Pemilu 2024 ini, ada lebih dari 30 orang warga yang biasa memilih di TPS 9 dusunnya, akhirnya dialihkan ke TPS 10 di Dusun Kalendran.

Hartono, warga dusun setempat menyebut, medan menuju TPS 10 di Dusun Kalendran sangat berbahaya. Selain itu, jaraknya juga cukup jauh, yakni sekitar 3 kilometer. 

Ditambah lagi lokasinya yang berada tepat di lereng Gunung Argopuro dengan kondisi jalan yang menanjak. Lebar jalan disana diketahui tak lebih dari 2,5 meter.

Dengan kondisi beberapa hari terakhir diguyur hujan deras, membuat jalan yang penuh tanah itu semakin becek dan licin. Sepanjang jalan melewati tebing curam di sisi kiri.

Menurut Hartono, karena hal itulah warga yang tak biasa melewati jalur tersebut dengan kendaraan akan sangat kesulitan. Sehingga, tak sedikit juga yang akhirnya tidak menggunakan hak pilihnya.

"Sebagian nyoblos karena terpaksa tapi sebagian memilih tidak nyoblos, masuk hutan takut jatuh," ucapnya.

Lebih jauh Hartono mengatakan, sebagian dari warga yang pergi ke TPS 10 menggunakan mobil taft. Sementara itu, warga yang tak memiliki mobil terpaksa harus mengendarai motor dengan sangat hati-hati.

Untuk diketahui, pemindahan TPS tersebut kabarnya dilakukan karena alasan TPS 9 jumlah DPT melebihi 300 orang, sehingga harus dialihkan. 

"Sebenarnya nggak masalah tapi kenapa tidak di duain terdekat di TPS 11 Dusun Cempaka," tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, Hartono berharap akan ada revisi aturan dari KPU agar pada pemilu atau pilkada ke depannya tidak akan terjadi lagi hal yang sama. 

“Takutnya, jangan-jangan masih tetap,” tandasnya.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore