
Bupati Semarang memotong tumpeng dan mengecek peralatan penanganan yang ada di Posko Terpadu (Nurfaik Nabhan/Radar Semarang)
JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten Semarang meresmikan Posko Terpadu yang berada di Rest Area Bawen pada Rabu (24/1).
Hal tersebut sebagai langkah preventif untuk memberikan pelayanan masyarakat jika terjadi suatu kecelakaan atau bencana.
Posko terpadu tersebut merupakan bentuk sinergitas yang dilakukan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Semarang, di antaranya Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, BPBD Kabupaten Semarang, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan.
Dilansir dari Radar Semarang, Kamis (25/1), Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan jika adanya posko terpadu ini dapat menciptakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Semarang.
Selain itu, lokasi yang dihadirkan juga cukup strategis, yaitu berdekatan dengan Simpang Exit Tol Bawen.
“Seperti yang kita ketahui bersama saat ini di pertigaan Exit Tol Bawen khususnya dari arah Semarang menjadi jalur rawan kecelakaan karena adanya turunan dan lampu merah,” terangnya.
Tak hanya itu, dalam upaya preventif tersebut juga harus terdapat perbaikan infrastruktur serta kesadaran para pengguna jalan, sehingga hal tersebut bisa mencegah adanya korban jiwa apabila terjadinya kecelakaan.
Usai peresmian, Bupati Semarang bersama Wakil Bupati Semarang melakukan pengecekan peralatan-peralatan yang digunakan untuk melakukan pencegahan bencana maupun kecelakaa, juga menyaksikan demo pemasangan tenda serba guna yang akan dijadikan posko lainnya.
Ngesti mengajak seluruh OPD terkait untuk bisa berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama, sehingga dengan adanya persiapan dan koordinasi yang maksimal bisa mengurangi dampak negatifnya.
“Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebencanaan. Saya mengajak semuanya untuk bersatu padu dalam menjaga ketertiban dan ketentraman,” ujarnya.
Sementara, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco menyebutkan bahwa posko terpadu tersebut salah bentuk sinergitas antara OPD di Kabupaten Semarang dalam rangka menangani tibumtranmas dan bencana, serta menjadi posko reaksi cepat jika terjadi kejadian yang dilaporkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Jelang Laga Tunda Hadapi PSIS Semarang, Pelatih Persebaya Mulai Matangkan Taktik dan Strategi
“Jadi ketika terdapat laporan dari masyarakat misalnya ada kecelakaan sehingga tim bisa segera ke lokasi kejadian. Dan itu langsung kita tindaklanjuti sampai kita bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat,” paparnya.
Nantinya, posko terpadu tersebut akan beroperasi selama 24 jam non stop dan terdapat sepuluh personil yang akan selalu stand by setiap harinya.
Di posko terpadu tersebut dilengkapi oleh peralatan kebutuhan rumah tangga dan peralatan lengkap untuk penanganan. Selain itu juga terdapat fasilitas Wi-Fi untuk memperlancar komunikasi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
