
Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho. (Nur Cahyono/Radar Pacitan)
JawaPos.com – Perkembangan kasus kopi maut di Sudimoro, Pacitan masih menyisakan misteri. Sebelumnya seorang remaja berinisial M (14) meninggal usai menyeruput kopi racikan ayahnya pada hari Jumat (5/1) pagi.
Misteri kematian remaja asal Dusun Mekarsari, Kecamatan Sudimoro, Pacitan itu sampai hari ini masih didalami oleh penyelidikan pihak Kepolisian Polres Pacitan.
Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group) Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho mengatakan pada Senin (15/1) penyelidikan saat ini difokuskan pada pemeriksaan saksi baru dan pengumpulan Barang Bukti (BB).
“Sebelumnya kami telah memeriksa lima orang saksi, kini bertambah satu menjadi enam orang saksi. Saksi baru yang kami mintai keterangan ini merupakan tetangga korban” ujarnya.
Ia melanjutkan dari hasil pemeriksaan terhadap keenam orang saksi ini polisi belum dapat memastikan penyebab kematian M. Hal itu karena pihak kepolisian Polres Pacitan sampai saat ini masih menunggu hasil otopsi Laboratorium Forensik Polda Jatim.
“Estimasi hasil otopsi kasus ini selesai sekitar empat hari lagi, kita harus menunggu” kata dia.
Menurutnya meskipun korban M meninggal setelah meminum kopi yang dibuat oleh ayahnya sendiri, tetapi kita tidak bisa berandai-andai dan menyimpulkan tentang pelaku pembunuhan tersebut. Maka dari itu, harus menunggu hasil otopsi keluar terlebih dahulu.
Baca Juga: OpenAI Perbarui Kebijakan Penggunaan ChatGPT Jelang Pemilu 2024 di Seluruh Dunia, Begini Detailnya
“Karena dari keterangan ayahnya sebelum kejadian juga tidak ada permasalahan keluarga. Sehingga kami dari pihak kepolisian belum bisa mengambil kesimpulan sampai hasil otopsinya keluar” kata dia.
Sebelumnya diketahui korban M meninggal ketika hendak berangkat sekolah. Ia meminum kopi buatan ayahnya, tetapi lima menit berselang korban terjatuh dan mengalami kejang-kejang.
Tak hanya itu, dari mulut korban juga keluar cairan bening. Saat sedang dilarikan ke puskesmas, korban menghembuskan nyawa terakhirnya. Sesampainya di puskesmas nyawa remaja tersebut tidak tertolong

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
