
CEGAH PUNGLI: Jukir di Jalan Dhoho menunjukkan kartu QRIS. /Radar Kediri
JawaPos.com – Selain diterapkan di ibu kota Provinsi Jawa Timur, aturan terkait pembayaran parkir non tunai atau menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) pun diketahui turut diterapkan di Kota Kediri.
Dilansir Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Minggu (14/1), terobosan baru yang dikemukakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri ini diketahui telah mulai diterapkan sejak tanggal 1 Januari 2024 lalu.
Sebelum diterapkan, Kepala Dishub Kota Kediri Didik Catur mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan hal tersebut kepada semua juru parkir (jukir) melalui pembinaan yang dilakukan di dishub Kota Kediri.
Diketahui, pembinaan yang diagendakan oleh Dishub Kota Kediri itu turut dihadiri oleh ratusan petugas parkir di Kota Kediri.
Mereka dibekali sosialisasi terkait pembayaran parkir non tunai selama dua hari berturut-turut.
Menurutnya, sedikitnya telah ada 217 juru parkir yang sudah dibekali dengan kartu kode QRIS. Kode QRIS itu nantinya bisa dipindai oleh pemilik kendaraan jika akan melakukan pembayaran parkir secara non tunai.
Baca Juga: Fasilitasi Truk Saat Jam Larangan Operasional, Tempat Khusus Parkir Sidayu Mulai Beroperasi
Penerapan pembayaran parkir non tunai ini merupakan jawaban dari banyaknya keluhan yang dilontarkan oleh masyarakat.
"Kita memang harus segera mengubah diri karena masyarakat banyak keluhan kepada kami, petugas parkir yang begini-begini. Sehingga kami segera mengambil langkah seperti itu yang kami lakukan,” ujar Didik dikutip dari radar Kediri.
Kendati demikian, penerapan pembayaran parkir non tunai ini tidak serta merta menghapus pembayaran secara tunai.
Menurut Didik, para pemilik kendaraan tetap bisa membayar parkir secara tunai. Sebab, pembayaran QRIS ini masih menjadi opsi kedua untuk membayar parkir.
“Masyarakat yang tidak memiliki HP atau tidak memiliki aplikasi untuk itu, tetap bisa dengan tunai,” terang Didik.
Namun, dengan difasilitasinya pembayaran parkir non tunai ini, Didik berharap agar masyarakat perlahan-lahan dapat beralih ke sistem pembayaran tersebut.
Pasalnya, pembayaran non tunai itu akan memastikan mereka terbebas dari kecurangan jukir.
Sebagai informasi, sejak mulai diterapkan selama hampir dua minggu lalu, baru ada satu orang yang membayar menggunakan QRIS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022