
Kelapa SMAN 4 Kota Cirebon Dra Hj. Mardiani MM membuka Mekarjalapati Pameran Karya Pelajar Pancasila SMAN 4 Kota Cirebon dengan tema Kearifan Lokal.
JawaPos.com–Ratusan siswa kelas X SMAN Kota Cirebon mengikuti kegiatan P 5 dengan tema besar Kearifan Lokal di halaman sekolah pada Kamis (23/11). Tema tersebut untuk mengenalkan kembali budaya lokal di tengah maraknya budaya luar baik dari barat maupun kawasan Asia seperti Korea dan lainnya.
Kelapa SMAN 4 Kota Cirebon Dra Hj. Mardiani MM mengatakan, proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) adalah bagian dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang memberi kesempatan siswa mempelajari isu-isu penting di sekitar siswa. Itu agar siswa memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar sehingga bisa memahami dan menyelesaikan masalah di lingkungannya.
”Para siswa ini memiliki kelebihan masing-masing. Pembelajaran dari kami para guru-gur bukan cuma akademis tetapi juga keterampilan dan karakter. Dengan kearifan lokal ini kami berharap setelah mereka sukses tetap bisa memperkenalkan jati diri Indonesia sebagai orang Cirebon,” ujar Mardiani.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana P5 SMAN 4 Kota Cirebon Afif Susanto menjelaskan, pelaksanaan P5 yang dilaksanakan saat ini mengambil tema Kearifan Lokal dengan sub tema Senam Kolosal Etnik Cirebon, Kuliner Cirebon dan Filosofinya, serta Penampilan Drama Lokal Baridin-Ratminah.
Afif menjelaskan, senam kolosal etnik Cirebon diciptakan setelah kunjungan ke Keraton Kasepuhan. Para siswa mengamati dan mempelajari sejarah Cirebon. Termasuk seni dan budayanya seperti tari topeng, sintren, dan musik tarling.
”Nah dari situ mereka belajar. Amati, tiru, dan modifikasi. Anak-anak sendiri yang menciptakan gerakan senam ini dibimbing guru,” terang Afif.
Demikian juga dengan Kuliner Cirebon, lanjut Afif, mereka mencari sendiri literasi tentang makanan tradisional Cirebon itu. Mereka juga membuat dan menyajikan sendiri.
”Ini mereka juga menjual sendiri hasil olahan kuliner tradisional Cirebon. Ini sekaligus memperkenalkan makanan khas Cirebon sehingga mereka bisa mempromosikan dan menceritakan kepada masyarakat,” tutur Afif.
Dia menambahkan, dari penampilan drama Baridin-Ratminah diharapkan para siswa memiliki keberanian dan kepercayaan diri untuk perform di muka umum. Selain itu, para siswa juga bisa mendapat pelajaran dan nilai-nilai dari lakon drama itu.
Salah satu adegan drama Baridin-Ratminah yang dibawakan siswa-siswi SMAN 4 Kota Cirebon dalam kegiatan P5 pada Kamis (23/11).
”Diharapkan para siswa dapat belajar dari kearifan lokal drama Baridin-Ratminah. Dari drama itu bisa membawa nilai-nilai yang baik dalam kehidupan nyata dan meninggalkan semua contoh buruk,” ucap Afif yang juga guru sosiologi itu.
Arkananta, ketua pelaksana kegiatan Mekarjalapati Pameran Karya Pelajar Pancasila SMAN 4 Kota Cirebon mengatakan, kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi dan makin saling mengenal sesama siswa. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk memperkenalkan kembali seni budaya lokal Cirebon.
”Ya kan tidak bisa dimungkiri generasi sekarang makin jauh dari budaya lokal. Ini saatnya kita kenalkan lagi budaya-budaya dari Cirebon,” ujar Arkananta, siswa kelas X-8 itu.
Dia menambahkan, untuk persiapan hingga penampilan hari ini (23/11) sebenarnya terbilang singkat. Untuk senam setelah kunjungan ke Keraton Kasepuhan, langsung menciptakan sendiri gerakan dan koreografinya.
”Praktis kami hanya latihan sekitar 2 mingguan. Kami ciptakan dan latih sendiri gerakan dan pemilihan lagu pengiringnya. Demikian juga dengan penampilan drama Baridin-Ratminah. Latihannya cukup singkat dibimbing guru-guru,” ucap Arkananta.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
