
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, animo masyarakat terhadap Trans Jatim terus meningkat.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sejak diresmikan, animo masyarakat terhadap Trans Jatim terus meningkat.
Dimulai pada Koridor I yang diresmikan pada 19 Agustus 2022, pola shifting masyarakat yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi (R2/R4) beralih menggunakan Trans Jatim dengan load factor 105 persen pada 2022 dan load factor 115 persen pada 2023.
Kemudian Trans Jatim Koridor II yang diresmikan 20 Agustus 2023, Khofifah menyampaikan, berhasil membantu menurunkan emisi gas buang di Jawa Timur. Pemprov Jatim berkomitmen membantu menurunkan polusi udara di koridor yang dilalui, karena Trans Jatim sudah menggunakan mesin Euro 4 (rendah emisi gas buang).
”Dan saat ini penumpang rata-rata Trans Jatim Koridor II mencapai 2.500 - 3.000 penumpang per hari,” ungkap Khofifah.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyambut baik Trans Jatim Koridor III, Gresik - Mojokerto, yang melewati tiga kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang terdiri atas 8 desa. Dia berharap dengan adanya rute bus Trans Jatim yang melewati wilayah Kabupaten Mojokerto akan mengungkit ekonomi masyarakat.
”Alhamdulillah kami bersyukur sekali. Memang untuk kondisi jalan yang dilewati Trans Jatim ini adalah jalan kabupaten yang dilewati mulai dari masuk ke terusan jalan sudah diperbaiki mulai dari 2012 dan terakhir perbaikan dilaksanakan pada 2017. Memang perlu ada perbaikan lagi di beberapa titik, tentunya kami akan koordinasi dengan pihak terkait,” papar Ikfina Fahmawati.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, kehadiran Trans Jatim koridor III diyakini akan menggeliatkan aktivitas ekonomi dan UMKM, akses wisata, hingga potensi wisata sungai yang menjadi ciri khas Kota Mojokerto.
”Kehadiran Trans Jatim ini, kami yakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi, wisata dan UMKM,” ungkap Ika.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebutkan, peluncuran Koridor III Trans Jatim sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diupayakan Pemkab Gresik. Koridor III dapat mendongkrak pariwisata di Gresik, utamanya di Kecamatan Balongpanggang.
Dia berharap destinasi wisata di Gresik dapat serasi dengan Mojokerto dan masyarakat Jatim lain.
”Seperti Nawa Bhakti Satya kami membuat sembilan langkah kerja namanya Nawa Karsa. Salah satunya adalah yang kami adopsi adalah sarana transportasi terpadu. Alhamdulillah perhatian Bu Gubernur luar biasa sehingga Kabupaten Gresik sudah terintegrasi dengan Trans Jatim koridor I Gresik - Surabaya - Sidoarjo yang sangat dirasakan sekali,” ucap Fandi Akhmad Yani.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
