Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersama delegasi AMMTC di kapal Pinisi Ayana Lako Sae.
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamu para delegasi ASEAN Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, NTT, Minggu (20/8). Jamuan itu dilakukan dengan menikmati Sunset Cruise serta Welcome Cocktail.
Jamuan ramah tamah sembari menikmati sunset indah itu dilakukan di atas Kapal Pinisi Lako Sae. Mereka mengelilingi pulau-pulau cantik seperti pulau bidadari.
Kegiatan itu dilangsungkan usai Kapolri dan para delegasi menyaksikan Drum Corps Akpol, penampilan kolone senapan dan karnaval, Minggu (20/8). Setelah itu, mereka langsung menuju ke kapal kecil untuk dilanjutkan ke Pinisi Lako Sae.
Setibanya di Pinisi, para delegasi langsung disambut dengan Kapolri dan Cocktail yang telah disiapkan. Mereka menikmati matahari tenggelam di Labuan Bajo sembari ditemani oleh alunan musik dari sasando.
Kapolri dan para delegasi larut dengan keindahan alam di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu wilayah terindah di Indonesia.
Kapolri menekankan bahwa kegiatan ASEAN Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menghasilkan deklarasi bersejarah.
Salah satu faktor bersejarah lantaran deklarasi antar-negara ASEAN akan dilaksanakan di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi unggulan di Indonesia. Serta sekaligus mempromosikan wilayah ini ke kancah internasional.
"Saya kira di kerja sama yang akan kita rumuskan nanti akan menjadi deklarasi yang bersejarah. Karena kita buat di Labuan Bajo, salah satu tempat yang saat ini menjadi wisata super prioritas," kata Sigit.
Di sisi lain, Sigit menyatakan, event internasional ini masih dalam rangka menindaklanjuti semangat dari KTT ASEAN yang beberapa waktu lalu dideklarasikan dan juga dilaksanakan di Labuan Bajo.
"Bapak Presiden sebagai keketuaan dan kebetulan di AMMTC ini Polri juga mendapatkan keketuaan yang sama. Tiap 10 tahun sekali untuk mendapatkan keketuaan," ujar Sigit.
Lebih dalam Sigit menjelaskan, dengan adanya AMMTC diharapkan mampu memperkuat kerja sama transnational crime antar-negara ASEAN. Khususnya kasus yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Beberapa waktu yang lalu Pak Presiden menyampaikan masalah TPPO dan itu sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan berbagai macam kegiatan penegakan hukum. Sampai hari ini terus berlangsung dan hampir 900 tersangka yang kita amankan," papar Sigit.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
