
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Eko Prasetyanto Purnomo Putro.
JawaPos.com–Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Kemendagri Eko Prasetyanto Purnomo Putro mengatakan, kemandirian desa terwujud kalau pemerintah desa mampu mengelola dana agar mampu meningkatkan pendapatan desa.
Hal itu disampaikan Dirjen Eko ketika membawakan materi pengelolaan APBDes dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Denpasar, Bali, Jumat (21/7). Menurut dia, pengelolaan APBDes merupakan bagian dari penguatan pemerintahan Desa.
”Ada korelasi antara variabel persoalan keuangan desa yang sangat variatif. Untuk itu, semua harus fokus pada tujuan bagaimana mengelola APBDes dengan baik, termasuk bagaimana bisa menghasilkan pendapatan asli desa dalam berbagi program kegiatan,” papar Eko Prasetyanto Purnomo Putro.
Hanya saja, lanjut Eko, persoalan sekarang adalah dana desa yang telah diberikan pusat sudah mencapai Rp 538 triliun. Tapi baru mendapatkan pendapatan asli desa (PADes) sebesar Rp 2,6 triliun.
”Artinya masih banyak desa dalam mengelola APBDes belum menghasilkan sesuatu yang produktif,” kata Eko.
Untuk itu, Eko menyatakan, perlu upaya semua pihak dalam mengelola APBDes, dengan melihat tahap, mulai dari perencanaan yang bagus. Hal itu bisa terjadi jika didukung data yang akurat.
”Kita memiliki Prodeskel, jika kita mengisi itu, kita dapat mudah mengambil suatu kebijakan,” tutur Eko Prasetyanto Purnomo Putro.
Eko menjelaskan, pendapatan asli desa merupakan salah satu sumber pendapatan desa dari tujuh sumber pendapatan desa. Dia menekankan, perlunya menentukan skala prioritas, dalam perencanaan pembangunan desa.
Eko berharap, dari contoh desa terbaik harus disebarkan kepada desa lain, sehingga bisa ditiru, diamati, dan modifikasi, sesuai dengan potensi desa masing-masing.
Sementara itu, Deputi kepesertaaan BPJS Muhidin mengatakan, perlu untuk berkolaborasi agar bersama-sama menghadapi tantangan.
”Harus ada contoh yang menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ucap Muhidin.
Dia berharap, agar semua bersama mendorong program yang ada, sehingga dapat terlaksana dan meng-cover lebih banyak masyarakat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
