Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Juli 2023 | 20.42 WIB

Pemkot Mojokerto Segera Perkenalkan Tiga Proyek Pendukung Taman Bahari Majapahit

Pemkot Mojokerto akan membangun proyek wisata Taman Bahari Mojokerto, di Jalan Blooto Utara, Kecamatan Prajurit Kulon. - Image

Pemkot Mojokerto akan membangun proyek wisata Taman Bahari Mojokerto, di Jalan Blooto Utara, Kecamatan Prajurit Kulon.

JawaPos.com–Pemkot Mojokerto berencana membangun tiga destinasi wisata untuk meramaikan pariwisata di Mojokerto. Proyek strategis pendukung Taman Bahari Majapahit (TBM) Kota Mojokerto itu terletak di kawasan Sungai Ngotok, Kecamatan Prajurit Kulon.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Endah Supriyani mengungkapkan saat memasuki pembangunan awal. Dua dari tiga paket pekerjaan infrastruktur jalan dialokasikan dari dana alokasi khusus (DAK) 2023.

”Di antaranya dikucurkan untuk pekerjaan peningkatan Jalan Raya Pulorejo dengan nilai kontrak Rp 6 miliar. Lelangnya sudah ada pemenang dan sudah ditindaklanjuti dengan penunjukan penyedia, tinggal berkontrak dan pelaksanaan saja,” ujar Endah Supriyani kepada Radar Mojokerto (Grup JawaPos).

Anggaran DAK untuk peningkatan Jalan Blooto Utara, Endah menyebut, progres lelang paket dengan nilai Rp 2,6 miliar, masih memasuki tahap lelang. ”Hasil tendernya masih kami review, sudah hampir selesai juga,” ujar Endah.

Menurut Endah, dua akses jalan tersebut merupakan akses utama menuju Jembatan Rejoto. Pemkot Mojokerto akan membangun destinasi wisata baru TBM yang dialokasikan Rp 19,6 miliar tahun ini. Proyek yang dinaungi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) itu kini sedang memasuki tahap pelelangan.

”Untuk mendukung akses menuju destinasi wisata Taman Bahari Majapahit, ruas Jalan Raya Pulorejo dan Blooto Utara akan dilebarkan,” terang Endah.

Di samping itu, akses wisata juga akan didukung pembangunan jalan penghubung baru. Tepatnya dibangun di Jalan Lingkungan Balongcangkring hingga menembus Jembatan Rejoto. Pekerjaan pembangunan jalan itu akan menyerap dana APBD Rp 5,2 miliar.

Existing jalan sekarang kan masih berupa tanah, nanti dipaving agar bisa dilalui kendaraan sampai ke Jembatan Rejoto,” tutur Endah.

Endah menyatakan, tiga pekerjaan jalan ditargetkan rampung paling lambat Oktober. Dia optimistis pengerjaan dapat selesai kurang lebih empat bulan mendatang.

TBM merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 80/2019. Sehingga, pelaksanaannya diawasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Selain jalan, anggaran dikucurkan untuk sarana penunjang lain.

Di antaranya untuk proyek pembangunan gedung pusat layanan usaha terpadu (PLUT) dan sentra industri kecil menengah (IKM) batik yang kini masih dalam proses lelang. Masing-masing dialokasikan dengan anggaran Rp 5,6 miliar dan Rp 15,9 miliar yang akan dikerjakan diskopukmperindag tahun ini. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore