
Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harsi bersama Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso (tengah) selesaikan insiden anggota TNI dan Polri.
JawaPos.com–Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harsi bersama Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso sepakat mendamaikan perselisihan yang melibatkan tim Patmor Samapta Polrestabes Makassar dengan anggota TNI. Peristiwa itu berujung perusakan pos polisi di Makassar, Sulawesi Selatan.
”Pertama yang harus kita sikapi bahwa masalah terhadap persoalan pada Rabu (12/4) adalah kesalahpahaman. Kemudian untuk menjaga situasi kondisi Kota Makassar, saya selaku Kapolda Sulsel bersama Pangdam sudah sepakat untuk tidak melanjutkan,” kata Irjen Pol Setyo Boedi seperti dilansir dari Antara di Makassar, Jumat (14/4) malam.
Kapolda mengharapkan agar insiden itu tidak dilanjutkan dan meminta media menyajikan informasi yang menyejukkan dan tidak berkembang ke mana-mana. Sebab, hal yang paling utama diupayakan adalah keamanan.
”Untuk itu keamanan adalah hal penting, sehingga rekan-rekan sekalian menyikapi hal ini dengan baik. Kita harus sepakat dan paham atas kesempatan yang baik ini. Kalaupun sudah terjadi insiden ini, kita perlu colling down dulu,” ujar Setyo Boedi.
”Saya kira ini kita berusaha sampaikan kepada rekan media dan masalah ini sudah ditangani oleh kami. Dengan ini mudah-mudahan bisa menjawab supaya menciptakan situasi di Kota Makassar semakin kondusif. Karena kita berharap masalah ini tidak akan terprovokasi dengan isu-isu yang lain,” papar kapolda.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso menyampaikan, telah mengetahui duduk masalahnya. Permasalahan itu sudah diselesaikan pada Rabu (12/4).
”Sudah kesepakatan damai dan masalah sudah selesai dengan baik. Saya menguatkan bagaimana cara kita disampaikan kepada seluruh jajaran TNI, teman-teman dari divisi Angkatan Darat, Laut, dan Udara untuk semuanya sudah diberi tahu, sudah selesai,” tutur Totok Imam Santoso.
Pangdam juga menekankan agar seluruh jajaran tidak boleh ada keluar dan bertindak di luar kontrol dari pimpinannya. Selain itu, Dandim bersama Kapolda sudah bertemu guna menyelesaikan permasalahan dengan baik.
”Langkah kita sudah tepat untuk mengatasi sama-sama malam hari itu juga. Kita bekerja sama di lapangan memberi tahu mereka bahwa apa yang dilakukan itu mengganggu keamanan kenyamanan. Sebab, itu bisa ditumpangi isu-isu politik, yang mana situasi saat ini sudah berada di tahap Pemilu 2024,” ucap Totok Imam Santoso.
”Tadi saya yakinkan bahwa TNI baik Darat, Laut, dan Udara sudah konsultasi masing-masing dan dalam pengamatan atasan. Kita berharap media bisa bekerja sama memberikan berita yang benar, nyata sehingga tidak menimbulkan persepsi salah atau menciptakan situasi kurang menguntungkan masyarakat khususnya di Makassar,” ujar Pangdam Totok.
Sebelumnya, terjadi insiden dugaan pemukulan terhadap personel TNI oleh personel tim Patroli Bermotor (Patmor) Samapta Polrestabes Makassar saat melintas di depan Pos Polisi di bawah jembatan layang Jalan Andi Pangeran Pettarani pada Rabu (12/4) dini hari.
Saat itu, korban ditahan Patmor karena tidak mengenakan helm usai makan sahur di salah satu rumah makan. Sempat korban mengaku anggota TNI namun tetap ditahan hingga terjadi kesalahpahaman.
Dampak dari insiden itu, belakang terjadi perusakan dua pos polisi, satu sempat terbakar pertigaan Jalan Sultan Aluddin dan satu pos di Jalan Andi Pangeran Pettarani dirusak pada Jumat (14/4) dini hari.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
