Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 November 2022 | 12.29 WIB

Rusunawa Bener 2 Jogjakarta Mulai Dihuni, Sewa Rp 600.000 Per Bulan

Rusunawa Bener Tower 2 Jogjakarta. UPT Rusunawa Jogjakarta/Antara - Image

Rusunawa Bener Tower 2 Jogjakarta. UPT Rusunawa Jogjakarta/Antara

JawaPos.com–Rumah Susun Sewa Bener Tower 2 Jogjakarta yang sempat dimanfaatkan sebagai selter penanganan Covid-19, kini mulai dihuni. Sistem sewa ditetapkan maksimal Rp 600.000 per bulan.

”Pemanfaatan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bener Tower 2 sebagai hunian sudah dimulai sejak September. Sebelumnya dilakukan proses seleksi. Kami menerapkan sistem sewa bervariasi antara Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per bulan,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogjakarta Wisnu Windarto seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Menurut dia, ketentuan besaran sewa tersebut ditetapkan berdasar surat keputusan (SK) tarif dengan mengacu pada aturan maksimal sepertiga dari nilai upah minimum yang berlaku. ”Kami tidak mengacu pada nilai upah minimum kota, tetapi pada upah minimum provinsi yang nilainya lebih rendah, yaitu sekitar Rp 1,8 juta per bulan untuk 2022,” ujar Wisnu Windarto.

Setiap penghuni sudah akan mendapat fasilitas di antaranya tempat tidur, kasur, seprei, lemari, meja tamu, kursi, dan lainnya. Sesuai ketentuan, masyarakat yang berhak menyewa harus memenuhi sejumlah persyaratan, yaitu masyarakat berpenghasilan rendah dan hanya diberi waktu sewa maksimal tiga tahun.

”Sewa masih bisa diperpanjang satu kali sehingga setiap penghuni maksimal menempati rumah susun tersebut selama enam tahun,” terang Wisnu Windarto.

Penghunian Rusunawa Bener Tower 2 tersebut juga ditujukan untuk memastikan seluruh fasilitas rumah susun dalam kondisi baik, sebelum bangunan diserahterimakan dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ke Pemerintah Kota Jogjakarta pada Desember.

”Bagaimana bisa tahu kondisi seluruh fasilitas di rusunawa jika tidak dihuni. Ada beberapa kerusakan yang dikeluhkan penghuni seperti lampu, aliran air bersih, saluran air kotor serta kondisi konblok yang turun, kebocoran atap, dan pompa air,” papar Wisnu Windarto.

Seluruh perbaikan terhadap kerusakan fasilitas dan infrastruktur masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga atau pemborong yang membangun rusunawa.

”Sampai Desember, masih menjadi tanggung jawab dari pihak ketiga. Makanya, kami upayakan agar dihuni sehingga tahu masalahnya apa saja dan biaya perbaikan masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga,” tutur Wisnu Windarto.

Selain itu, lanjut Wisnu, salah satu syarat untuk proses serah terima bangunan rusunawa adalah rumah susun sudah dihuni. Seluruh unit di Rusunawa Bener Tower 2 sudah terisi, 44 penghuni termasuk ruangan untuk pengelola.

Selain hunian untuk Rusunawa Tower 2, juga diajukan rencana hunian untuk Rusunawa Bener Tower 1 yang saat ini masih difungsikan sebagai selter penanganan Covid-19. Pengajuan tersebut dilakukan seiring dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Kota Jogjakarta.

”Sisa lahan di depan Rusunawa Bener Tower 2 juga sudah diajukan untuk dibangun menjadi Rusunawa Bener Tower 3. Namun dimungkinkan unit yang terbangun tidak akan sebanyak Tower 1 dan 2, maksimal 34-40 unit tergantung ketinggian bangunan karena lahannya tidak terlalu luas,” jelas Wisnu Windarto.

Pekerjaan pembangunan Tower 3 juga akan dilakukan pemerintah pusat. Harapannya pembangunan dilakukan mulai tahun depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore