Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 November 2022 | 12.31 WIB

Mako Polres Cianjur Jadi Tempat Pengungsian Warga Korban Gempa

Warga korban gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidur di tenda pengungsian yang didirikan di Mako Polres Cianjur, Selasa (22/11). Laily Rahmawaty/Antara - Image

Warga korban gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidur di tenda pengungsian yang didirikan di Mako Polres Cianjur, Selasa (22/11). Laily Rahmawaty/Antara

JawaPos.com–Mako Polres Cianjur di Desa Nagrak menjadi posko pengungsian bagi warga di dua RT (RT 3 dan 2) RW 7. Tercatat sekitar 20 kepala keluarga mengungsi di tenda yang disediakan di lapangan depan Polres.

Selasa (22/11) dini hari, warga yang mengungsi diutamakan untuk anak-anak, lansia, dan perempuan. Sedangkan pemuda diimbau untuk siaga melakukan patroli di wilayah masing-masing untuk menjaga rumah warga tetap aman.

Menurut M. Supardi, Ketua RT 3 RW 7, warganya mengungsi di dua lokasi, selain di Mako Polres Cianjur, juga ada di Masjid Jami Desa Nagrak. ”Di masjid ada 20 KK, Mako Polres juga ada sekitar 20 KK yang mengungsi,” kata Supardi seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, warga memilih mengungsi karena kondisi rumahnya yang rusak. Selain itu, sesuai imbauan BMKG yang menyatakan masih ada 25 gempa susulan yang masih terjadi.

Kerusakan akibat gempa juga dialami Mako Polres Cianjur, bangunan retak terpantau di ruang Satintelkam termasuk gedung utama. Kerusakan cukup banyak pada genting dan plafon bangunan.

Pecahan genting yang jatuh masih terlihat di pinggir-pinggir bangunan di Mako Polres Cianjur, sesekali Wakapolres Cianjue Silfia Sukma Rosa mengingatkan tim Divisi Humas Polri yang tiba untuk berkoordinasi, agar tidak mendekati sisi bangunan.

Menurut Kabaglog Polres Cianjur Kompol Rusmadi kerusakan dialami Mako Polres Cianjur bila dipersentasekan hampir 80 persen, utamanya atap dan dinding yang retak.

”Ada beberapa dinding yang retak, dan kerusakan paling banyak bagian atap,” terang Rusmadi.

Selain tenda pengungsian, di Mako Polres juga telah berdiri mobil dapur umum Brimob, serta truk bermuatan logistik bagi korban gempa. Setiap Polres di wilayah Jawa Barat juga dikerahkan, seperti personel dari Polres Subang dan Polres Ciamis tampak bersiaga di Mako Polres Cianjur.

Tim Divisi Humas Polri tiba di Cianjur sekitar pukul 01.30 WIB, langsung menuju Polres Cianjur untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan Kapolri yang rencananya disalurkan pagi (22/11) kepada warga yang tertimpa musibah.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi yang melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB berkekuatan magnitudo 5,6. Gempa bumi itu terjadi di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, di kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor, itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore