
Mayjen TNI Nurchahyanto ketika menemui keluarga Rafi. Istimewa
JawaPos.com–Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto bersama PJU Kodam V/Brawijaya mendatangi rumah korban kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (5/10).
Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama PJU Kodam V/Brw ke rumah korban untuk memastikan kondisi (kesehatan) korban pasca insiden yang menewaskan ratusan suporter Arema di Stadion Kanjuruhan Malang.
Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas tindakan represif. Dia mengakui bahwa tindakan represif ktu dilakukan oknum prajurit TNI AD saat melakukan pengamanan laga Arema FC VS Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu, (1/10).
Dia memastikan saat ini, prajurit tersebut sedang dilakukan proses pemeriksaan mendalam.
"Kami sengaja datang ke sini menemui Rafi dan keluarga. Dek Rafi yang viral di medsos, dia ditendang prajurit kami," ujar pangdam.
"Nah kedatangan kami meminta maaf kepada Dek Rafi dan keluarga atas tindakan yang dilakukan anggota kami. Dan kami pastikan bahwa anggota kami sedang dalam proses pemeriksaan," terang dia.
Rafi sapaan akrab Muhammad Hazemi Rafsanjani, adalah seorang pelajar yang menjadi korban penendangan anggota TNI AD dalam kericuhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu, (1/10).
"Kedua, saya ingin memastikan kondisi Dek Rafi ini seperti apa. Besok saya minta Dek Rafi periksa ke RS Soepraoen untuk diperiksa kesehatan. Meski saat ini kondisinya sehat dan ada rasa nyeri sedikit, tetap kami minta Dek Rafi memeriksakan (kembali) kesehatannya di RS milik TNI AD," ucap pangdam.
Tidak hanya Rafi, Nurchahyanto juga memberikan bantuan pengobatan gratis terhadap ayah Rafi yang saat ini sedang mengalami penyempitan saraf.
Dia berharap insiden yang menewaskan ratusan orang tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
