
Presiden Jokowi di RS Saifu Anwar. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Presiden Jokowi hadir langsung di lokasi tragedi Kanjuruhan, di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (5/10). Dia menyampaikan beberapa kesimpulan yang didapatkan selama berkunjung.
Pintu terkunci, kepanikan masal, dan tangga yang tajam menjadi kesimpulan utama jatuhnya banyak korban. Presiden melihat bahwa tragedi sangat mungkin terjadi di tengah kondisi Kanjuruhan.
”Tetapi sebagai gambaran saya melihat, problemnya ada di pintu yang terkunci,” tutur Jokowi.
Jokowi yang hadir bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu melihat bahwa tangga di pintu keluar juga terlalu tajam.
”Dan juga tangga yang terlalu tajam. Ditambah kepanikan yang ada. Tapi itu (kesimpulan) yang saya lihat di lapangan, nanti disimpulkan tim gabungan independen pencari fakta,” papar Jokowi.
Meski demikian, Jokowi tak ingin kesimpulannya itu menjadi hasil akhir dan dijadikan penyebab utama dari tragedi itu. ”Kita tahu, telah dibentuk tim gabungan independen pencarian fakta yang diketahui Pak Menko Polhukam,” ujar Jokowi.
Presiden meminta tim investigasi untuk segera menyelesaikan tugas. Dengan demikian, kondisi dan penyebab tragedi Kanjuruhan bisa diketahui secara jelas.
”Kami harapkan nanti tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya sehingga kita tahu betul-betul penyebab utama dari tragedi 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan Malang,” terang Jokowi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
