
Beberapa relawan yang menghalangi polisi diamankan. Istimewa
JawaPos.com–Penangkapan MSAT, terduga pelaku pelecehan dan kekerasan seksual pada santri di Ponpes Shiddiqiyah Jombang masih berlangsung hingga Kamis (7/7) sore. Berdasar pantauan tim JawaPos.com rombongan truk keluar masuk dari tempat tersebut.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto mengatakan, truk yang keluar itu untuk mengamankan orang-orang yang terbukti menghalang-halangi polisi masuk ke lingkungan ponpes untuk mencari keberadaan MSAT.
”Truk yang keluar masuk itu yang mengangkut sukarelawan atau simpatisan yang menghalangi proses penangkapan dan menghalangi polisi masuk,” kata Dirmanto di lokasi.
Mereka, kata Dirmanto, sempat membuat acara pengajian dan zikir di dalam ponpes. Namun ternyata bukan hanya santriwan dan santriwati yang menghalangi polisi, tapi juga relawan dari daerah lain.
”Agar situasi aman dan agar dalam pondok aman, kami periksa. Kalau bukan orang pondok atau santri, kita bawa,” tegas Dirmanto.
Dirmanto mengaku telah mengamankan 60 orang yang terbukti menghalangi proses pencarian MSAT. Dua orang juga telah diamankan di depan Pondok Pesantren Shiddiqiyah Jombang Jawa Timur karena terbukti menghalang-halangi polisi sejak penangkapan pada Minggu (3/7).
Berdasar keterangan, bahwa 2 orang itu merupakan relawan dari kota lain. Mereka ikut mengepung gerbang Ponpes Shiddiqiyah saat polisi akan masuk.
”Penangkapan 2 orang ini karena menghalang-halangi proses penyidikan. Kami tegas kalau ada yang menghalangi kita proses,” ucap Dirmanto di lokasi.
Satu orang di antara mereka, kata Dirmanto, merupakan sopir mobil dan bukan santri di Ponpes tersebut. Dia relawan yang membantu MSAT supaya tidak ditangkap.
”Kami berhasil menangkap sopir yang menghalangi proses penangkapan atas nama DD. Dia sudah ditangkap dan diamankan,” ujar Dirmanto.
DD bekerja sebagai sopir mobil bernopol S 1747 ZJ. Dia juga terbukti ikut menghalangi langkah polisi sejak upaya penangkapan pada Minggu (3/7).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
