Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 November 2020 | 14.04 WIB

BPCB Trowulan Lakukan Ekskavasi Petirtaan Kuno di Gunung Klotok

Petugas melakukan ekskavasi di lokasi penemuan patirtan kuno di areal Gunung Klotok, Kota Kediri, Jawa Timur. Antara - Image

Petugas melakukan ekskavasi di lokasi penemuan patirtan kuno di areal Gunung Klotok, Kota Kediri, Jawa Timur. Antara

JawaPos.com–Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, melakukan ekskavasi di lokasi penemuan patirtan kuno, tepatnya di areal Gunung Klotok (536 meter di atas permukaan laut), Kota Kediri.

Arkeolog BPCB Trowulan, Mojokerto, Nugroho Harjo Lukito mengatakan, penemuan patirtan itu berawal dari kegiatan zonasi Candi Klotok pada 2017. Dari survei di kawasan Gunung Klotok, Kediri, ditemukan sejumlah titik yang berpotensi menyimpan benda cagar budaya. Salah satunya struktur batu bata kuno dan sumber mata air yang dimanfaatkan warga untuk irigasi.

”Dari ekskavasi ini tampak bangunan bekas patirtan kuno yang memanjang dari utara ke selatan. Selama ini bangunan tersebut tertimbun abu vulkanis dari letusan Gunung Kelud serta material tanah longsor dari puncak Gunung Klotok,” terang Nugroho Harjo Lukito seperti dilansir dari Antara di Kediri.

Pihaknya menduga bangunan tersebut terdapat korelasi dengan tiga candi di puncak Gunung Klotok yang dibangun era Kerajaan Kadiri dan dimanfaatkan hingga zaman Majapahit. Bangunan patirtan biasanya digunakan sebagai tempat mensucikan diri sebelum melakukan ritual peribadatan di candi yang ada di puncak gunung.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, ekskavasi itu rencananya berlangsung 12 hari guna melihat denah bangunan secara keseluruhan. Proses ekskavasi sudah berlangsung sehari.

”Apabila dalam proses ekskavasi ditemukan benda artefak atau arca, semakin mempermudah tim menganalisa bangunan serta tahun pembuatannya,” kata Nur Muhyar.

Dalam ekskavasi itu, tim melakukan penelitian dengan alat khusus. Namun, ada juga warga yang membantu proses penggalian. Untuk proses penggalian juga dilakukan sesuai dengan aturan, sehingga bisa diketahui dengan pasti struktur bangunan di situs dan tidak rusak karena proses penggalian.

Di area Gunung Klotok banyak terdapat situs, seperti di Gua Selomangleng yang menjadi salah satu wisata sejarah rujukan di Kota Kediri. Selain itu, di dekat gua itu juga dibangun Museum Airlangga, yang berisi berbagai macam peninggalan purbakala.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=bbECprka9e0

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore