
Tim Pokja Unit Kesehatan Masyarakat Puskesmas Tanjung Makmur memantau kesehatan tiga warga yang menjalani isolasi di pondok di sebuah ladang. Antara
JawaPos.com–Tiga warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 memanfaatkan pondok di sebuah ladang sebagai tempat isolasi guna memutus mata rantai penyebaran virus korona. Ibu dan dua anaknya itu pulang dari Jakarta mengunjungi salah seorang anaknya yang bekerja di sana.
”Kami dari Puskesmas Tanjung Makmur, Kecamatan Silaut mengapresiasi ibu dan kedua anaknya tersebut. Mereka telah menjalani isolasi terhitung tiga hari per hari ini (6/5),” kata Penanggung jawab Pokja Unit Kesehatan Masyarakat Puskesmas Tanjung Makmur Dwi Muchranto seperti dilansir dari Antara di Painan pada Rabu (6/5).
Dia menjelaskan, sesampainya di Silaut, mereka langsung menuju mess milik salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di kecamatan setempat yang menjadi lokasi suaminya bekerja. Hanya saja dengan alasan keamanan, pihak perusahaan menyarankan ketiganya untuk menjalani isolasi. Nagari setempat menawarkan mereka untuk menjalani solasi di sebuah gedung sekolah.
Namun mereka menolak dengan alasan gedung sekolah tersebut berada di permukiman padat penduduk. Mereka tidak ingin meresahkan masyarakat sekitar. Akhirnya mereka meminta izin ke salah seorang pemilik ladang untuk tinggal sementara di sebuah pondok di sana. Pemilik ladang mengizinkan. ”Mereka patut dicontoh karena berupaya menyukseskan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Dwi Muchranto.
Hingga hari ini (6/5), ketiganya dalam keadaan sehat. Petugas menyarankan agar ketiganya tetap menjaga pola hidup sehat, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup. ”Kami secara berkala terus memantau merek guna memastikan kondisi kesehatannya,” tutur Dwi Muchranto.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan Rinaldi menyebut, hingga Selasa (5/5), jumlah pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 yang masuk ke daerah setempat berjumlah 6.619 orang. Sebanyak 5.513 orang di antaranya selesai menjalani isolasi dengan hasil negatif terinfeksi Covid-19. Untuk jumlah warga yang terinfeksi virus korona jenis baru tersebut ada 16 orang dan delapan orang di antaranya dinyatakan sembuh.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=oRUJKBFt6CY
https://www.youtube.com/watch?v=Fx1-tEKpS70
https://www.youtube.com/watch?v=ZVYDzxryK1Q

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
