
Pulau Komodo akan ditutup untuk turis, efektif mulai tahun 2020. Penutupan akan dilakukan satu tahun dengan tujuan melindungi komodo dan merehabilitasi habitat mereka. (Pixabay)
JawaPos.com - Masuknya Pulau Komodo dalam daftar kawasan wisata yang tak layak dikunjungi wisatawan pada 2020 oleh salah satu media traveling di Amerika Serikat (AS) tak akan memengaruhi kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dikatakan pengamat ekonomi dari Universitas Kristen Kupang, NTT, Fritz Fanggidae.
"Pemberitaan media daring itu tidak akan berdampak pada kunjungan wisatawan ke NTT. Kecuali ada satu gerakan besar yang ingin memboikot kawasan wisata Pulau Komodo," katanya di Kupang, Jumat (22/11).
Pernyataan Fritz tersebut sekaligus untuk merespons situs tentang informasi perjalanan dan wisata asal Amerika Serikat, Fodor's. Situs itu menyebutkan bahwa Pulau Komodo dan Bali menjadi lokasi tujuan wisata yang tak disarankan pada 2020.
Khusus Pulau Komodo, Fodor's Travel mengamati pulau itu sebagai destinasi dengan harga wisata yang terlalu murah, dan patut menaikkan pajak turis untuk kelestarian hewan langka komodo. Menurut Fritz, penilaian soal pariwisata tidak tergantung pada situs Fodor's tersebut karena banyak wisatawan sudah lebih pintar dan bisa memilih sendiri ke mana mereka akan berwisata.
Fritz pun menilai bahwa refrensi soal pariwisata itu bukanlah terhadap media yang dibaca, tetapi lebih pada informasi pribadi yang bisa diperoleh dari media sosial atau sejenisnya. "Informasi pariwisata kita (NTT) jauh lebih baik dari informasi yang diberikan oleh media daring asal Amerika Serikat tersebut," tutur Fritz.
Dia menambahkan, pemberitaan yang disampaikan situs daring dari AS tersebut juga merupakan bagian dari dinamika pasar yang harus dihadapi. "Jadi tidak usah berpikir bahwa secara sistematis akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke daerah ini," tambah dia.
Sementara itu, pengamat ekonomi dari International Fund for Agricultural Development (IFAD), James Adam menilai bahwa langkah yang paling tepat adalah menyiapkan spot lain di dalam kawasan Taman Nasional Komodo sebagai pengganti dari pemberitaan terkait Pulau Komodo itu.
Menurut dia, jika Pulau Komodo tidak menjadi referensi, maka ada kawasan wisata lain yang bisa menjadi lokasi melihat komodo di kawasan Taman Nasional Komodo itu.
Lokasi-lokasi tertentu yang disiapkan pemerintah ini, penting agar wisatawan dari berbagai latar belakang bisa berkunjung ke Taman Nasional, walaupun hanya bisa melihat alam di Labuan Bajo pada titik-titik tertentu.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
