
Kerak telor milik Mpok Yani yang berada di area pasar malam PRJ di Jakarta International EXPO (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat. (Sabik)
JawaPos.com - Event tahunan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau yang lebih dikenal Pekan Raya Jakarta (PRJ) turut membawa kebahagian bagi pedagang kecil. Di pameran akbar ini, bisa dibilang mereka panen rupiah.
Di tengah ingar-bingar produk-produk mewah seperti elektronik, otomotif maupun furniture, jajanan kaki lima kerak telor masih mendapat tempat di hati para pengunjung.
JawaPos.com sempat mengunjungi salah satu penjual kerak telor, yaitu Mpok Yani yang berada di area PRJ. Di situ tangan Suhendar tampak tak berhenti mengipasi bara api yang digunakan memasak kerak telor.
Satu per satu pesanan dibuatnya menggunakan dua tungku yang tersedia. Aroma telor bercampur beras dan rempah-rempah tercium lezat. Membuat lidah tak sabar menyantapnya.
Cukup dengan Rp 25 ribu untuk kerak telor menggunakan telor bebek dan Rp 20 ribu untuk telor ayam sudah bisa membuat perut kenyang. Rasa gurih telor bercampur dengan nikmat dengan serundeng dan irisan bawang goreng menendang lidah hingga terus bergerak menguyah.
Isian beras membuat perut semakin kenyang. Bagi pecinta pedas juga bisa meminta agar kerak telor diberi irisan cabe merah. Tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli.
Suhendar mengatakan, di PRJ tahun ini dia bisa menjual hingga 200 porsi kerak telor dalam sehari. Arti kata dia bisa mengantongi antara Rp 4-5 juta dalam sehari.
"Nggak tentu, tahun sekarang sepi. Tahun lalu 300-400 porsi, nggak mati. Sekarang paling 150-200 porsi (per hari)," ujar Suhendar di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Sabtu (15/6).
Photo
Kerak telor milik Mpok Yani yang berada di area pasar malam PRJ di Jakarta International EXPO (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Suhendar mengakui, ada penurunan penjualan dibandingkan saat PRJ tahun sebelumnya. Tapi, dia tak tahu penyebab penurunan ini.
Meski begitu, dia tidak memungkiri jika penjualan di PRJ lebih menjanjikan daripada berjualan di luar sekalipun ada penurunan pembeli. Bahkan jika dibandingkan penjualan di PRJ bisa puluhan kali lipat lebih banyak.
"Biasa (jualan) di Mampang. Ramaian di (PRJ) sini. Kalau di luar saya biasa 70 porsi (sehari)," imbuhnya.
Sementara itu, untuk berjualan di PRJ Suhendar menyampaikan diharuskan membayar sewa tempat senilai Rp 100 juta, untuk masa sewa dari awal PRJ dibuka hingga PRJ berakhir. Di tempat yang disewanya itu, kedai Mpok Yani menjajakan 4 jenis makanan. Antara lain kerak telor, tahu gejerot, toge goreng, dan kudapan dodol.
Kedai Mpok Yani sendiri biasa mulai melayani pembeli pukul 11.00 WIB. Kedai tutup ketika pengunjung sudah bubar, sekitar pukul 23.00 WIB.
Irsyad Ramadhan pengunjung asal Bandung, Jawa Barat mengaku puas menikmati kerak telor di kawasan PRJ ini. Selain itu, kerak telor dianggapnya bisa menjadi cemilan di tengah-tengah kunjungannya di Jakarta Fair.
"Enak (kerak telornya). Lumayan jajan-jajan sambil liburan di sini. Kalau di Bandung kan agak sudah nyari kerak telor. Jadi, mumpung di Jakarta, sambil belanja kita nyempetin," kata Irsyad.
Diketahui, PT Jakarta International Expo (JIEXPO) bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019. Pameran kali ini digelar selama 40 hari, mulai 22 Mei hingga 30 Juni 2019, bertempat di JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat.
JFK 2019 mengambil tema 'Jakarta Fair Indonesia Bersatu'. Dengan sub tema 'Indonesia berada di dalam rangkaian Bhineka Tunggal Ika'.
Pameran akbar ini dibuka untuk umum pada hari Senin-Kamis pukul 15.30-22.00 WIB. Sedangkan hari Jumat pukul 15.30-23.00 WIB. Dan Sabtu-Minggu atau hari libur nasional pukul 10.00-23.00 WIB.
Sementara itu, untuk untuk tiket masuknya, perorang dihargarai Rp 25 ribu untuk hari biasa (weekdays), hari Jumat Rp 30 ribu. Sedangkan pada akhir pekan (weekend) atau hari libur Rp 40 ribu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
