
UNTUK PAHLAWAN: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (dua dari kanan) bersama KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (kiri), Direktur Rumah Khusus Yusniewati, dan Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur Sultan Sidik Nasution melihat rumah khu
JawaPos.com - Capres 02 Prabowo Subianto menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini sedang dirampok. Meski sudah banyak temuan, namun tak ada tindak lanjutnya.
Hal itu diungkapkannya pada pidato kebangsaan di depan ribuan pendukungnya di Stadion Kridosono Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Senin (8/4). "Saya muak dengan ulah elite yang jahat di Jakarta itu, selalu bohong kepada rakyat. BUMN-BUMN kebanggaan kita, milik rakyat, Garuda, Pertamina, PLN, semua dirampok, Saudara-Saudara sekalian," tukas Prabowo yang disambut dengan keriuhan dukungan para peserta yang hadir.
Temuan sudah ribuan yang ada di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prabowo mengatakan sudah ada ribuan temuan. "Bung, buktinya adalah ada di BPK. BPK mengumumkan ada belasan ribu temuan, tidak ada tindak lanjut. Mana buktinya? (Bukti) Ndasmu," katanya.
Photo
Kampanye akbar Prabowo di SUGBK, Minggu (7/4). (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Prabowo sendiri mengawal pidato kebangsaan yang digelar itu dengan mengutip kalimat dari salah seorang pendiri bangsa, Soekarno. Yakni ketika berpidato di depan pengadilan Belanda pada 1930 silam. “Pergerakan pemberontak dan lain sebagainya lahir bukan karena hasutan kaum intelektual. Pergerakan akhir adalah alamiah karena penderitaan rakyat yang tak tertahankan," kata Prabowo.
Dikatakan pula saat ini negara sedang sakit. Ketidakadilan telah terjadi sangat parah di negeri ini. "Segelintir orang menguasai kekayaan ratusan juta bangsa Indonesia. Negara kita sedang sakit, ibu Pertiwi sedang diperkosa, dan hak rakyat sedang diinjak-injak segelintir orang yang seenaknya saja merusak negeri ini," ujarnya.
Ia juga menyebut, para pejabat saat ini sedang rusak. Gubernur, bupati seharusnya melayani rakyat tapi yang terjadi sebaliknya. "Banyak yang lupa. Gubernur, bupati harus melayani rakyat, bukan ngancam rakyat, ngancam kepala desa," ucapnya.
Prabowo menutup pidato kebangsaannya dengan menyapa para pendukungnya dari Kabupaten Gunungkidul, DIJ. Belasan orang sengaja datang ke lokasi kampanye terbuka itu dengan berjalan kaki.
Photo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
