
ILUSTRASI prostitusi online Balikpapan.
JawaPos.com – Bisnis prostitusi online yang dijalankan tersangka Adi, 22, ternyata tidak gampang. Bagi pria hidung belang yang ingin menikmati para pelacur wajib memenuhi setidaknya dua persyaratan. Pertama harga yang ditawarkan cocok. Kedua pria nakal itu diwajibkan bersedia memakai kondom saat akan 'bermain'.
Adi sendiri telah menyediakan dua pelacur untuk ditawarkan kepada pria hidung belang melalui media sosial Mechat. Salah seorang di antaranya bergelar sarjana strata 1.
Tentu saja karena kaum intelektual, harga yang ditawarkan pun tidak murah. Bayangkan saja, untuk sekali klimaks si pria harus merogoh kocek sampai Rp 1,8 juta.
Selain soal harga, Kapolres AKBP Wiwin Fitra menyebut masih ada syarat lainnya.
"Minimal pakai kondom dan cocok harga," kata Wiwin dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Selasa (19/2).
Di hadapan polisi, Adi mengatakan, tidak semua lelaki bisa langsung menikmati jasa esek-esek via media sosial yang ia sediakan. "Saya hanya menawarkan saja kepada orang lain sesuai permintaan mereka," timpal Adi.
Lebih lanjut Adi mengatakan, dia tidak mengetahui terlalu dalam terkait para pelanggan yang biasa memesan. "Jujur saya tidak tahu terkait pelanggan karena saya baru sekali ini. Kalau yang lainnya untuk diri saya sendiri khusus untuk group open pijat. Jadi bukan untuk menawarkan perempuan," ujar Adi yang bekerja sebagai marketing di salah satu outlet smart phone di Balikpapan.
Adi menyebut untuk sekali kencan bersama perempuan yang dibawanya, pelanggan merogoh kocek hingga Rp 1,8 juta itu pun hanya untuk short time. "Kalau untuk saya dapat komisi Rp 500 ribu. Kalau bonus lagi tergantung dari ceweknya, kemarin katanya mau kasih Rp 300 ribu," beber dia.
Dia mengaku bahwa baru kali pertama menawarkan perempuan kepada orang lain. Biasanya dirinya sebagai pengguna jasa esek-esek.
"Biasanya saya pakai sendiri, kemarin kebetulan ada orang kapal dari Jakarta jadi saya carikan dengan status mereka yang open BO. Saya kenal sama mereka dari aplikasi Mechat," tuturnya.
Saat ini Adi ditetapkan sebagai tersangka perdagangan orang. Sedangkan dua wanita berinisial OC dan NN ditetapkan sebagai saksi, serta dikenakan wajib lapor.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
