
MORTIR: Mortir yang diduga merupakan sisa penjajahan Belanda ditemukan warga Sragen.
JawaPos.com - Sebuah mortir aktif yang diduga memiliki daya ledak tinggi ditemukan di sebuah tegalan di Desa Jembeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen. Mortir yang disinyalir merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda itu ditemukan oleh seorang petani bernama Mitro Wiyono, 70 saat mencangkul tegalan miliknya, Jumat (15/2).
Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan, awalnya Mbah Mitro begitu ia akrab disapa berniat mencangkul tegalan miliknya. Disaat mencangkul tiba-tiba cangkulnya menghantam sebuah benda keras. Awalnya benda yang sudah berkarat itu dikira sebuah besi biasa. Tetapi, setelah dilihat lebih seksama ternyata berbentuk seperti mortir jenis tropedo.
Karena khawatir terjadi apa-apa, Mbah Mitro pun lantas memberitahukan kepada tetangga. Selanjutnya, informasi mengenai temuan mortir ini dilaporkan kepada pihak berwajib yakni Polsek Sambirejo. Mendapati laporan tersebut, sejumlah petugas dari Polsek langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Polisi juga langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan.
"Karena mortir itu masih aktif, kami pun juga melanjutkan laporan ke Polres dan diterjunkan Jihandak Brimob Polda Jateng," terang Kapolsek Sambirejo AKP Saptiwi mewakili Kapolres sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, Jumat (15/2).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui mortir dengan ukuran panjang 50 sentimeter dan diameter lebih kurang 10 sentimeter itu masih aktif dan mempunyai daya ledak cukup tinggi. Sehingga tim pun langsung meledakkan di tempat yang lebih aman yakni di kebun karet Desa Kepoh yang tidak jauh dari lokasi.
Menurut Kapolsek, penemuan bahan peledak di wilayah Sambirejo ini tidak hanya sekali ini. Sebelumnya penemuan bahan peledak sisa masa penjajahan juga sempat di temukan di sebuah sungai yang ada di kawasan Sambirejo. "Dulu juga pernah ada penemuan bahan peledak juga," ucapnya.
Sementara itu, Camat Sambirejo, Nugroho Dwi Wibowo mengatakan, bahwa penemuan mortir sudah ditangani oleh kepolisian. Maka dari itu, dia pun meminta kepada seluruh warga agar tidak panik dengan penemuan tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
