
Bobby, 22, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Sampit, Kalimantan Tengah karena tak mau bertanggung jawab telah menghamili AMS, 16.
JawaPos.com - Malang nian nasib AMS, 16. Pacar yang berjanji akan menikahinya jika hamil, yakni si Boby, tak mau bertanggung jawab. Padahal, kini AMS telah berbadan dua setelah beberapa kali berhubungan intim dengan Boby.
Akibat enggan bertanggung jawab itulah, kini pria yang tak tamat SD itu harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Sampit, Kalimantan Tengah.
"Sidang pertama masih agenda pembacaan dakwaan. Terdakwa tidak keberatan atas dakwaan itu. Jadi kami tidak ajukan eksepsi atau nota keberatan," kata Agung Adisetiyono, penasihat hukum terdakwa, dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Senin (11/2).
Agung mengatakan, Jaksa akan menghadirkan korban pada sidang pekan mendatang. Dia berharap kehadiran korban bisa menguak fakta sebenarnya.
"Dalam dakwaan itu terurai jelas tidak ada ancaman dari terdakwa. Namun, demikian perbuatannya salah mengingat korban masih di bawah umur," ucap Agung.
Sekadar mengulang, dalam dakwaan JPU Kejari Kotim Lilik Haryadi, Boby, 22, melakukan perbuatan asusilanya sejak Agustus hingga Oktober 2018 di beberapa tempat berbeda. Perbuatan pertama dilakukan di barak temannya di Kecamatan Baamang, Sampit. Dan terakhir di Gang Mesum, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi.
Terdakwa memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban sempat menolak. Namun, lantaran dijanjikan akan dinikahi jika hamil, korban akhirmya mau menyerahkan mahkotanya.
Setelah beberapa kali disetubuhi, korban positif hamil. Korban memberitahukannya kepada Bobby. Namun, Bobby tidak bertanggung-jawab. Akhirnya pekerja kayu itu tersebut dilaporkan dan kini kasusnya mulai disidangkan.
Jaksa membidik terdakwa dengan Pasal 81 Ayat (2) juncto Pasal 82 Ayat (2) Undang-undang Nomor 17 Tajim 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Daejeon Citizen vs Vissel Kobe di ACL Elite: Siapa yang Mampu Meraih Kemenangan
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Galatasaray vs Fenerbahce di Liga Turki: Skuad Aslanlar Menangi Derbi Istanbul
Prediksi Skor Paris Saint-Germain vs Lyon: Menang 2-1, Les Parisiens Rebut Puncak?
Prediksi Skor PSS Sleman vs Borneo FC: Super Elja Menang di Kandang Sendiri
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022