
Pengunjung melihat serban yang dipakai oelh Nabi Muhammad.
JawaPos.com - Siapa yang tak kenal dengan Baginda Rasulullah Muhammad Shalallaahu Alayhi Wasallam. Tokoh revolusioner, yang membawa umat dari zaman kegelapan ke zaman terang benderang. Sosoknya selalu dirindukan.
Lewat barang-barang peninggalannya, kita bisa merasakan lebih dekat dengan Nabi Allah tersebut. Selama ini, kita hanya mendengar barang-barang (artefak) peninggalan nabi yang ada di Museum Topkapi di Istanbul, Turki.
Namun, beruntunglah bagi warga Medan khususnya dan Sumatera Utara (Sumut) umumnya. Karena, barang-barang tersebut tengah dipamrekan di Kota Medan, Ibukota Provinsi Sumut.
Artefak yang dibawa bukanlah yang ada di Topkapi. Barang-barang peninggalan Sang Rasul, dikumpulkan dari lima negara oleh Galeri Warisan yang dikelola oleh Abdul Manan Bin Embong. Profesor asal Malaysia yang juga arkeolog benda-benda peninggalan Islam masa lampau.
Benda-benda itu, dipamerkan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapian Daya, yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. Ada sebuah ruangan yang disulap menjadi lokasi pameran barang-barang peninggalan Nabi Muhammad yang digelar hingga 12 Februari mendatang.
Totalnya, ada 40 barang yang dipamerkan. Sebagian peninggalan adalah milik para sahabat nabi. Setiap hari, lokasi pameran selalu dipadati pengunjung. Mereka ingin melihat keagungan Nabi Muhammad lewat barang-barang peninggalan.
Barang-barang milik Nabi Muhammad yang dipamerkan antara lain, Serban; rambut; janggut; darah bekam; dan jejak telapak nabi. Kemudian, tongkat nabi; busur panah; tanah makam; cemeti; kantong air; tapak kaki unta yang ditunggangi nabi; teko air zam-zam; dan kain penutup makam nabi Muhammad.
Hendra selaku penanggung jawab mengatakan, pameran ini merupakan kerja sama dari Galeri Warisan dengan PT Penawar Legenda Maju (PLM) sebagai penyelenggara. Ia juga memastikan, barang-barang yang dipamerkan dijamin keasliannya.
"Kita punya sertifikat, ataupun bagian dari yang menjelaskan barang-barang ini. Kalau ada yang menanyakan keaslian barang ini kita persilahkan secara fair, akan kita buktikan," kata Hendra, Senin (28/1).
Seperti serban Nabi Muhammad yang dipamerkan. Serban itu adalah yang dipakai nabi. Rasul tidak hanya memiliki satu serban. Yang dibawa ke pameran adalah serban dengan lilitan kain berwarna hijau, sesuai warna kesukannya.
Serban ini kemudian diserahkan kepada sahabatnya bernama Muadz Bin Jabal ketika Muadz diperintahkan berdakwah ke Palestina. Serban ini kemudian disimpan secara turun-temurun oleh keturunan Muadz.
"Sebenarnya ada sembilan koleksi serban yang terdaftar secara resmi dan tersebar di beberapa negara,"ungkapnya.
Selain serban, ada jejak telapak kaki Nabi. Dalam penjelasannya, telapak kaki nabi ini berasal dari Yaman. Saat itu, Nabi Muhammad pertama kali ke sana. Dalam berbagai artikel menyebutkan, ada 44 jejak tapak kaki nabi yang disimpan oleh museum dan para keturunan Rasul.
Selain benda-benda milik nabi, penyelenggara juga memamerkan peninggalan milik sahabat. Mulai dari Quran emas dari era kejayaan Kesultanan Turki Utsmani, hingga pedang yang digunakan para sahabat untuk berperang. Ada juga baju perang hingga Kaligrafi Khat Surat Al Ikhlas yang terukir di butiran beras.
Masyarakat begitu antusias menyambut pameran. Per harinya, pameran artefak dikunjungi 1.000 hingga 1.500 orang. Pengunjungnya juga berasal dari berbagai daerah. Baik dari Sumut hingga provinsi luar.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
