
KALIGAWE BANJIR: Genangan air setinggi lutut di bawah kolong Jembatan Kaligawe, Kota Semarang, Senin (3/12).
JawaPos.com - Kawasan Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang untuk kesekian kalinya kembali terendam air akibat hujan deras semalaman, Minggu (2/12) malam. Selain menyebabkan jalanan tergenang, banjir juga membuat kemacetan lalu lintas tak terelakkan.
Banjir sampai Senin (3/12) siang terpantau masih terlihat, tepatnya merendam sepanjang Jalan Raya Kaligawe, terutama dari arah Kabupaten Demak menuju Kota Semarang. Bahkan, di bawah jembatan tol Kaligawe tercipta genangan air yang cukup dalam.
Sementara, kemacetan timbul lantaran banyak pengendara yang memilih mengemudikan kendaraannya secara perlahan saat melewati kolong jembatan karena memang jalanan aspal tak dapat dilihat sama sekali. Beberapa di antaranya bahkan sempat macet mesin. Sehingga sempat terjadi penumpukan di seputaran jembatan dari arah jalan yang dari Kabupaten Demak.
"Tapi ini sudah mulai terurai mas, nggak seperti tadi pagi pas jam ngantor," ujar Hartanto, 42, warga Karangroto, Genuk, yang sedang beristirahat di pinggir jalan.
Dia berujar, situasi macam ini memang biasa terjadi. Terutama kala hujan deras menerjang. "Ya udah biasa mas, selutut lah (ketinggian air, Red) paling nggak," sambungnya.
Di sekitaran lokasi, tampak petugas kepolisian mengatur lalu lintas untuk segala arah. Selain kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang sedang berusaha memompa air keluar dari jalan ke Sungai Tenggang.
Terpisah, Kasi Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko tak membantah jika kawasan Kaligawe dibilang sebagai kawasan rawan banjir. "Yang dikhawatirkan bila pas air pasang, kemudian terjadi hujan. Akan ada genangan yang lebih tinggi," ujarnya.
Dengan adanya situasi macam ini, ia meminta masyarakat waspada karena sudah memasuki musim penghujan. Apalagi, ada perkiraan rob dari Laut Jawa di samping itu. "Prediksi di bulan Desember akan terus terjadi air pasang atau rob sekitar 30 hingga 120 cm. Pada waktu tengah malam, hingga dini hari, kalau siang nanti surut," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
