Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Desember 2018 | 21.42 WIB

Hujan Semalaman, Kaligawe Banjir Lagi

KALIGAWE BANJIR: Genangan air setinggi lutut di bawah kolong Jembatan Kaligawe, Kota Semarang, Senin (3/12). - Image

KALIGAWE BANJIR: Genangan air setinggi lutut di bawah kolong Jembatan Kaligawe, Kota Semarang, Senin (3/12).

JawaPos.com - Kawasan Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang untuk kesekian kalinya kembali terendam air akibat hujan deras semalaman, Minggu (2/12) malam. Selain menyebabkan jalanan tergenang, banjir juga membuat kemacetan lalu lintas tak terelakkan.


Banjir sampai Senin (3/12) siang terpantau masih terlihat, tepatnya merendam sepanjang Jalan Raya Kaligawe, terutama dari arah Kabupaten Demak menuju Kota Semarang. Bahkan, di bawah jembatan tol Kaligawe tercipta genangan air yang cukup dalam.


Sementara, kemacetan timbul lantaran banyak pengendara yang memilih mengemudikan kendaraannya secara perlahan saat melewati kolong jembatan karena memang jalanan aspal tak dapat dilihat sama sekali. Beberapa di antaranya bahkan sempat macet mesin. Sehingga sempat terjadi penumpukan di seputaran jembatan dari arah jalan yang dari Kabupaten Demak.


"Tapi ini sudah mulai terurai mas, nggak seperti tadi pagi pas jam ngantor," ujar Hartanto, 42, warga Karangroto, Genuk, yang sedang beristirahat di pinggir jalan.


Dia berujar, situasi macam ini memang biasa terjadi. Terutama kala hujan deras menerjang. "Ya udah biasa mas, selutut lah (ketinggian air, Red) paling nggak," sambungnya.


Di sekitaran lokasi, tampak petugas kepolisian mengatur lalu lintas untuk segala arah. Selain kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang sedang berusaha memompa air keluar dari jalan ke Sungai Tenggang.


Terpisah, Kasi Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko tak membantah jika kawasan Kaligawe dibilang sebagai kawasan rawan banjir. "Yang dikhawatirkan bila pas air pasang, kemudian terjadi hujan. Akan ada genangan yang lebih tinggi," ujarnya.


Dengan adanya situasi macam ini, ia meminta masyarakat waspada karena sudah memasuki musim penghujan. Apalagi, ada perkiraan rob dari Laut Jawa di samping itu. "Prediksi di bulan Desember akan terus terjadi air pasang atau rob sekitar 30 hingga 120 cm. Pada waktu tengah malam, hingga dini hari, kalau siang nanti surut," tutupnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore