Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Desember 2018 | 22.30 WIB

Sowan Buya Syafii, Sandi Diminta Tidak Gontok-gontokan

SAFARI POLITIK: Sandiaga Uno saat berkunjung ke kediaman Buya Syafii Maarif, di Kabupaten Sleman, Minggu (2/12). - Image

SAFARI POLITIK: Sandiaga Uno saat berkunjung ke kediaman Buya Syafii Maarif, di Kabupaten Sleman, Minggu (2/12).

JawaPos.com - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno bersilaturahmi ke rumah mantan Ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di Perumahan Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Minggu (2/12). Ia mendapatkan beberapa nasihat dari tokoh bangsa tersebut.


"Di sini bukan mencari dukungan, tapi Buya harus di atas semua kepentingan, semua golongan. Kami menghormati Buya. (Nasihat dari Buya) politik harus sejuk, tidak gontok-gontokan," kata Sandiaga, di kediaman Buya, Minggu (2/12).


Selain harus menjaga agar suasana politik lebih kondusif, juga ia mendapat nasihat agar menyikapi masalah bangsa. Salah satunya adalah mengenai kedaulatan ekonomi. "Saya mendapatkan nasihat dan sowan dengan tokoh bangsa kita. Ini bagian dari membangun bangsa, merajut kepemimpinan bangsa. Kebetulan ada acara di Jogja dan Jateng. Hari ini waktu yang cocok silaturahim," katanya.


Datang sekitar pukul 13.30 WIB, mantan Gubernur DKI Jakarta itu disambut oleh Buya Syafii bersama keluarga. Buya bersama Sandiaga kemudian melakukan pertemuan tertutup di dalam ruangan, hampir sekitar 1 jam.


Buya Syafii, usai bertemu dengan Sandiaga mengatakan, ketika memang nantinya terpilih sebagai Cawapres ia berharap agar menjadi Cawapres bagi rakyat Indonesia.


"Kalau terpilih, jadilah Cawapres rakyat Indonesia, bukan hanya partai pendukung. Jadi dari posisi politisi menjadi negarawan, itu yang saya sering-sering sampaikan. Mudah-mudahan Indonesia tidak tercabik-cabik," katanya.


Buya juga berharap pada proses Pemilu dan Pilpres ini bisa berjalan lebih damai. Merajut kembali persatuan dan keutuhan bangsa. "Tergantung elit politiknya juga, yang ngompor-ngomporin itu yang nggak sehat. Bersatu saja belum tentu berhasil, apalagi terpecah-belah," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore