
Kapolsek Karang Pilang Kompol Noerijanto meminta Sahrul memeragakan aksinya saat mencuri motor.
JawaPos.com- Gembong curanmor yang satu ini beroperasi secepat kilat. Betapa tidak, komplotan digawangi 4 orang itu mampu menggasak sepeda motor hanya dalam waktu 5 detik.
Komplotan itu terdiri dari Sahrul, 24, warga Jalan Babatan; Ahmad Effendi, 26, warga Jajar Tunggal; Wiyung, Ervan, 18, warga Jember; dan Holil, 27, warga Babatan III F. Mereka selalu beraksi di Surabaya.
Saat beraksi, mereka mencari sasaran dan menunggu hingga situasi di sekitarnya aman. Lalu, mereka menyiapkan sejumlah perlengkapan berupa alat yang mirip kunci T.
Kemudian, Sahrul dan Effendi yang biasa bertugas jadi eksekutor, merusak rumah kunci motor atau gembok rem cakram jika terpasang pada motor korban. Caranya, tinggal tancapkan kunci T, lalu putar dengan keras dan cepat searah jarum jam.
"Kunci T dan alatnya terbuat dari baja yang memang sudah dipersiapkan oleh tersangka. Mereka juga dan persiapkan kunci magnet untuk membobol tutup kunci motor matic," terang Kapolsek Karang Pilang Kompol Noerijanto, Rabu (14/11).
Hampir semua jenis gembok dapat terbuka dengan peralatan milik tersangka. Akibatnya, rumah kunci sepeda motor dan gembok milik korban sudah pasti rusak.
Tapi, petualangan Effendi dan kawan-kawan harus berakhir di jeruji besi. Awalnya Effendi dan Sahrul baru saja selesai menggasak satu Honda Vario bernopol AG 5919 CE.
Baru mendapat barang curian, Effendi dan Sahrul terlihat oleh polisi yang sedang patroli. Polisi yang melihat gelagat mencurigakan kedua tersangka, langsung datang mendekat.
Sadar dihampiri polisi, Sahrul dan Effendi berusaha kabur. Polisi tak mau kalah. Mereka berusaha mengejar dua bandit itu hingga ke Jalan Raya Menganti.
Korps berseragam cokelat melumpuhkan keduanya di lokasi tersebut. Polisi lalu melakukan penggeledahan dan mengorek informasi dari keduanya. Didapatlah nama Holil dan Ervan.
"Ervan ini yang mengirim dan menjual hasil curian ke Jember. Selain itu, kami mendapat informasi bahwa masih ada 3 anggota komplotan lain yang masih kami kejar," ungkap Noerijanto.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
