
TULANG: Polisi kembali menemukan tulang di lokasi penemuan mayat di Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (27/10).
JawaPos.com - Jajaran Polsek Grogol, Sukoharjo terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas mayat yang ditemukan dicor di dalam drum di Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/10) sore. Dari hasi penyelidikan sementara, diduga kuat mayat yang ditemukan sudah menjadi tulang itu merupakan korban pembunuhan.
Hal ini diperkuat dari kondisi korban saat ditemukan yakni dicor di dalam drum dan dibuang di sungai di Desa Pondok. "Dilihat dari kondisi mayat yang dicor, diduga adalah korban pembunuhan," terang Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang kepada JawaPos.com, Sabtu (27/10).
Setelah dibunuh, Dani melanjutkan, mayat korban selanjutnya dimasukkan ke dalam drum dan dicor oleh pelaku pembunuhan. Selanjutnya korban dibuang ke sungai yang ada di Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo.
Ditanya mengenai barang bukti yang sudah ditemukan, Dani mengatakan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) tim menemukan selimut dan pakaian yang dikenakan oleh korban. "Kalau barang bukti yang ditemukan seperti selimut, celana, baju korban," terangnya.
Sedangkan untuk identitas korban, masih misterius. Hal ini karena, petugas tidak menemukan adanya identitas yang bisa ditelusuri.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik yang sudah dilakukan oleh tim dokter forensik RSUD dr Moewardi Solo, diketahui bahwa korban berjenis kelamin laki-laki. Usianya antara 25 sampai dengan kurang dari 60 tahun. Korban sudah meninggal lebih kurang sejak dua bulan yang lalu.
Untuk itu, Dani mengimbau kepada masyarakat jika ada anggota keluarga yang hilang dengan ciri-ciri tersebut bisa melapor kepada pihak kepolisian terdekat. "Imbauan saya, kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut supaya melapor kepada pihak kepolisian, Polsek Grogol atau Polres Sukoharjo," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
