
PENGUNGSI: 175 pengungsi dari Palu tiba di terminal 2 bandara internasional Juanda, Rabu (3/10) sekitar pukul 19.50 WIB.
JawaPos.com - Gelombang pengungsi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah terus berdatangan ke Jawa Timur. Rabu (3/10), sebanyak 175 pengungsi dari Palu tiba di terminal 2 bandara internasional Juanda pukul 19.50 WIB.
Mereka berangkat dari Palu pukul 18.50 waktu setempat, dan tiba di Juanda dengan menumpang pesawat Hercules. Mayoritas pengungsi berasal dari Lamongan, Tuban, dan Solo.
Usai mendarat, petugas dari pihak Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) melakukan pendataan terhadap semua pengungsi. Setelah itu, beberapa pengungsi berangsur-angsur pulang ke daerah asal masing.
Ada yang diantar dengan kendaraan militer dan beberapa pengungsi dijemput keluarganya. Namun tak semua pengungsi tersebut dalam keadaan sehat saat tiba di bandara Juanda.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Letkol Arm Aprianko Suseno mengatakan, ada dua orang pengungsi yang mengalami patah tulang tangan dan kaki usai musibah gempa yang menimpa di Palu. Kendati demikian, Aprianko tidak menyebutkan siapa nama dua pengungsi tersebut.
Kedua pengungsi itu pun langusung dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Sebab, lanjut Aprianko, kondisi kedua pengungsi perlu perawatan intensif.
"Sekarang mereka sudah di rawat intensif di rumah sakit. Karena, kalau dilihat dari kondisinya, mereka belum pulih benar," kata Aprianko saat ditemui JawaPos.com di di Wisma Bhaskara, Kamis (4/10).
Sedangkan, sisanya sebanyak 20 pengungsi menginap di Wisma Bhaskara Juanda di Jalan Raya Juanda, Gedangan, Sidoarjo. Aprianko mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tikar, selimut dan bahan makanan sementara yang disediakan di wisma Bhaskara.
Rencananya, mereka akan diantar ke terminal Purabaya, pagi ini. Tak hanya diantar ke terminal. Para pengungsi juga akan mendapat uang saku dan ongkos untuk beli tiket.
"Mereka semua asal Palu. Mereka rencana pulang ke Lamongan, Solo, dan Tuban. Kalau yang lainnya, rata-rata tujuannya ke beberapa kota di Jawa Timur. Misalnya, Malang," kata Aprianko.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
