
Driver Grab saat ditanya soal
JawaPos.com - Aplikator Grab belum lama ini menyatakan telah menghapus atau memblokir 11 ribu lebih akun yang melakukan kecurangan dengan penggunaan istilah tembak orderan 'tuyul' kamis (13/9).
Hal itu disampaikan langsung oleh Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata saat ditemui di kantor Grab Indonesia di Maspion, Jakarta utara, menyatakan pemblokiran 11 ribu lebih akun Grab yang tersebar di Nusantara itu menyebabkan kerugian Terhadap pihak aplikator dan driver yang jujur.
"Orderan fiktif dengan menggunakan 'tuyul' ini membuat rugi Grab, tapi mitra Grab yakni driver pun dirugikan. Akun yang terbukti di order fiktif itu sudah nggak bisa lagi masuk sistem kami lagi," jelas Ridzki kamis (13/9).
Sementara itu, Ibuy, 38, yang merupakan seorang driver online yang ditemui JawaPos.com di sekitar Rumah Sakit Umun Persahabatan RSUP Rawamangun, Jakarta Timur, menerangkan pemakaian 'tuyul' bisa dengan sangat cepat mendapatkan order. Hal ini dikarenakan si pengguna menaruh tuyul tersebut di beberapa titik dalam aplikasi GPS yang mereka unggah.
"Saya pernah tanya ke driver yang curang pakai tuyul, mereka(pengguna tuyul) bisa cepat dapat orderan. Cuma 5 menit langsung dapat, kalau mereka nunggu operator lama katanya bisa sampai setengah jam," terang Ibuy (15/9).
Selain itu, dia juga merasa kesal dengan keberadaan 'tuyul', karena itu merupakan kecurangan dan merugikan penumpang saat sedang dikejar oleh waktu.
"Kesel lah liatnya, saya gak pernah curang seperti itu. Soalnya kan kalo penumpang lagi terburu-buru kasihan nunggunya kalau titik yang dia taro itu jauh dari lokasi yang order," ungkap ayah dua anak itu.
Dari pemblokiran lebih dari 11 ribu akun, ibuy mengatakan, dirinya merasa diperdulikan oleh perusahaan. Namun dia juga menjelaskan, jika menafkahi keluarga dengan cara yang dapat merugikan orang, tidak akan bertahan lama dan merasa rezeki yang tidak diberkahi. Disertai perasaan was-was, mata pencaharian satu-satunya itu tidak bisa memberikan fungsi lagi.
"Gak akan berkah kalo curang, kasihan juga anak istri saya kalo saya kasih makan dari hasil nyurangin orang. Kan kalo kita curang lagian kita-kita juga yang susah kalau ketahuan sama operator. Pasti juga ada perasaan was-was kalo diblokir, kita gak akan bisa cari uang lagi," tutup pria berompi hijau, hitam itu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
